Mengamuk di Gereja, Seorang Pemuda Lukai 4 Orang dan Lawan Polisi


KORDANEWS – Seorang pemuda mengamuk di Gereja Santa Lidwina Bedok, Jalan Jambon, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peristiwa itu terjadi pukul 08.00 WIB tadi tepat saat jemaat beribadah.

Empat orang terluka salah satunya Romo Pier yang sedang memimpin ibadah di gereja tersebut. Pelaku menyerang Romo Pier dan jemaat lainnya menggunakan sebilah pedang. Romo Pier mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Beruntung petugas keamanan yang berjaga di Gereja sigap melumpuhkan pelaku yang identitasnya hingga kini belum diketahui. Kaki pelaku ditembak hingga dia tak bisa melarikan diri.

Ketua Gereja Santa Lidwina, Sukatno, menuturkan peristiwa bermula saat persiapan ibadah Misa tengah dilakukan. Saat itu, para jemaat sudah berkumpul di gereja.

“Itu kan akan mulai perayaan misa. Kondisinya hening karena dalam meditasi dan doa. Romo tidak memperhatikan sesuatu akan menimpa,” ujar Sukatno, Minggu (11/2/2018) pagi.

Tiba-tiba, kata Sukatno, datang orang tak dikenal membawa pedang. Sejumlah jemaat pun sempat dilukai oleh orang itu sebelum maju merangsek mendekati Romo Pier.

“Langsung masuk dan menyerang. Pelaku tak memakai tutup muka. Akibat diserang Romo mengalami luka cukup parah. Lukanya di bagian kepala dan pundak,” ungkap Sukatno

Beruntung pelaku segera ditangkap dan dilumpuhkan oleh petugas.Tak seorang pun jemaat mengenal sosok pria itu.

Dia menambahkan, selain pastor ada tiga jemaat yang terluka akibat serangan pemuda tersebut. Ketiganya adalah Yohanes Triyanto, 38, warga Nusupan; Mukarto, warga Nogotirto; dan Budiono. Ketiga jemaat yang terluka itu langsung dilarikan ke RS Panti Rapih Kota Yogyakarta.

“Jemaat yang luka dibawa ke RS Panti Rapih. Mukarto warga Nogotitrto yang juga dosen di Sadhar (Universitas Sanata Dharma) luka di punggung. Budiono luka di kepala dan punggung agak dalem, lukanya mendapat perawatan di Panti Rapih juga,” ungkap Sukatno.

Baca Juga :   Antisipasi Teror, Keamanan Griya Agung Diperketat

Kabid Humas Polda Yogyakarta, AKBP Yulianto membenarkan pelaku dilumpuhkan dengan tembakan dan sudah ditangkap. Saat ini, pelaku dibawa ke Rumah Sakit UGM untuk mendapatkan penanganan atas luka yang diderita.

Terpisah, jemaat yang menjadi saksi mata di lokasi mengatakan, saat petugas mencoba bernegosiasi dengan pelaku untuk menenangkan diri, pelaku melawan polisi yang tengah bertugas, Aiptu Munir, dengan pedang hingga tangan polisi tersebut terluka.

“Petugas polisi tersebut sampai jatuh dan terkena sabetan pedang,” kata saksi mata Danang Jaya warga Nogotirto, Gamping, Sleman di lokasi kejadian.

Setelah dilumpuhkan dengan tembakan yang mengenai perut pelaku, massa yang ada di luar gereja langsung masuk dan menangkap korban beramai-ramai dan membawanya keluar.

Saat ini pihak kepolisian telah memasang police line agar lokasi kejadian steril. Selain itu pihak kepolisian juga tengah melakukan olah TKP di Gereja Santa Lidwina.

Editor: Janu

gereja serangan teror

Posting Terkait

Tinggalkan pesan