Melawan Petugas, Ibrahim Akhirnya di Dor!


KORDANEWS – Kendati kedua tangan sudah terborgol tampaknya tak membuat Ibrahim (45) warga Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, ciut.

Selain berupaya melawan petugas anggota Mapolres Lahat, Ibrahim juga berupaya melarikan diri. Tak mau kalah, petugaspun mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan tembakkan hingga tersangka pembunuhan Hendri Yansyah Warga Jati, Kecamatan Pulau Pinang Lahat, ini tewas tersungkur.

Penangkapan Ibrahim sendiri bermula saat ia melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan HY tewas. Peristawa tersebut terjadi 9 September 2017 lalu.

Saat itu, HY membela Selly Heriani (17) pujaan hatinya (pacar, red) dari tindak kejahatan jalanan (Curanmor) yang dilakukan Ibrahim. Saat menjalankan aksi kejahatan yang tergolong sadis bertempat di Desa Jati, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, dengan cara tersangka mengancam kedua korban terlebih dahulu dengan menggunakan senjata tajam dan meminta barang-barang milik korban.

Namun saat itu HY sempat melawan sehingga tersangka melakukan kekerasan dengan membacok dan menusuk HY yang menyebabkan korban meninggal dunia karena luka tusuk.

Tersangka kemudian melarikan diri dengan membawa hasil curian berupa kendaraan roda dua dan telepon genggam milk korban. Berdasar laporan korban, kemudian pihak satuan reskrim Polres Lahat melakukan penyelidikan, dan tepatnya Senin (14/5) keberadaan tersangka diketahui, sekitar pukul 22.00 wib, setelah mendapatkan informasi tersangka sedang bermain judi di Desa Pendopo, Kecamatan Lintang Kanan. Kemudian Tim Opsnal Reskrim Polres Lahat melakukan penangkapan terhadap tersangka di arena Judi tersebut tanpa melakukan perlawanan.

Namun, saat melakukan pengembangan terhadap tempat kejadian perkara lain, untuk menunjukkan barang bukti hasil curian tersebut di Kecamatan Jarai, tepatnya di Desa Muara Payang.

Pada saat hendak diperintahkan untuk menunjukkan BB, walaupun dengan tangan sudah diborgol petugas, tersangka berontak dan berupaya merebut senjata api milik petugas.

Baca Juga :   Hengki Ditembak Mati, Keluarga Korban Minta Hal Serupa Kepada Tersangka Lain

Sesuai SOP, karena membahayakan petugas dan warga sekitar kemudian peringatan keras diberikan kepada tersangka, sesaat kemudian tersangka tersungkur akibat terjangan timah panas dari petugas.

Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar Aliyasukmana SIK membenarkan perihal kejadian tersebut. “Satu korban meninggal dunia, karena dibacok dan ditusuk tersangka menggunakan senjata tajam,” ungkap Ginanjar, Rabu (16/5).

Ditegaskanya, tersangka sendiri terpaksa dilumpuhkan karena membahayakan keselamatan petugas dan warga sekitar.

Barang bukti senpi milik tersangka berikut alat kejahatan dan BB hasil kejahatan tersangka sudah diamankan di Polres Lahat.

“Tersangka saat melakukan perlawanan terhadap anggota kita memang dalam keadaan sudah diborgol, namun dengan posisi diborgol dari depan karena tersangka tangannya sudah cacat akibat kecelakaan. Tersangka meninggal dunia setelah diberikan tembakan sesuai SOP karena sudah membahayakan petugas dan warga sekitar, “tegasnya, seraya menu top rkan kalau tersngka juga terlibat beberapakali aksi pencurian.

Editor : mahardika

kriminal

Posting Terkait

Tinggalkan pesan