Pemkab OKI Terjunkan Tim Perketat Pengawasan Hewan Kurban


KORDANEWS – Menjelang hari raya Idul Adha 1439 H/2018 M, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, akan turunkan tim guna memeriksa kesehatan hewan kurban yang di jual masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI Aris Panani, SP, M. SI melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan M. Ali Guntur SP, bahwa pemeriksaan kesehatan hewan qurban ini dilakukan setiap tahun menjelang hari raya Idul Adha.

“Pemeriksaan akan kita fokuskan di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Kayuagung dan Kecamatan Teluk Gelam,” katanya.

Lanjutnya, pemeriksaan hewan qurban tersebut melalui dua tahapan, yakni Antemortem dan Postmortem. kedua tahapan sangat penting untuk dilaksanakan agar daging kurban yang dibagikan di masyarakat terjamin kesehatannya dan terhindar dari penyakit.

Pemeriksaan Antemortem yakni pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum pemotongan hewan, pemeriksaan hewan qurban ini di seleksi berdasarkan berjenis kelamin Jantan, cukup umur jika sapi berumur 2 tahun dan kambing minimal 1 tahun serta ditandai dengan tumbih gigi dan gemuk, sehat dan tidak cacat.

“Apabila ternak qurban diperiksa secara Antemortem dinyatakan sehat maka boleh dipotong untuk kurban,” ujar Ali .

Masih kata Ali, Sedangkan pemeriksaan Postmortem, yakni pemeriksaan yg dilakukan setelah penyembelihan. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan organolepsis dengan memeriksa bagian-bagian organ, mengamati bau, warna dan konsistensi daging dan organ limpa harus normal tidak hancur.

“Untuk Postmortem lebih pada pemeriksaan kondisi organ dalam hewan kurban. Seperti pemeriksaan hati guna memastikan tidak ada penyakit cacing hati,”tandasnya.

Dengan dilakukan pemeriksaan ini diharapkan hewan ternak layak sebagai hewan kurban dan daging yang dihasilkan sehat.

“Pemeriksaan ini diharapkan memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal), aman dari zat-zat dan kandungan kimia berbahaya, sehat tidak mengandung bakteri atau penyakit yg menular dari hewan kepada manusia (zoonosis), utuh tidak bercampur dengan daging hewan lainnya bebas dari daging glonggong dan Halal disembelih dengan cara ketentuan syariat islam,” harapnya.

Baca Juga :   Sepak Terjang Srikandi 'Pengasuh' Api di OKI

Editor : mahardika

OKI

Posting Terkait

Tinggalkan pesan