Dor! Pelaku Pencurian Baterai Tower Tewas Ditembak Polisi


KORDANEWS – Pelaku tindak pencurian disertai kekerasan di tembak mati oleh pihak Polres Muara Enim.

Tim Rajawali bekerjasama dengan polsek Tanjung Agung menembak mati Basrin (43) yang merupakan resedivis 365, sekitar pukul 03.30 Wib di Jalan Baru Tanjungraja Muara Enim, Rabu (02/8).

Basrin warga Lingga, Kecamatan Lawang kidul, Kabupaten Muara Enim ini, ditangkap bersma Samsul Bahri (45), warga Tanjungkarangan, Kecamatan Tanjungagung. Kedua Solkoderi (37) warga, Desa Tegalrejo Kecamatan Lawangkidul dan Adi (40) warga Karang raja, Kecamatan Muara Enim.

Informasi yang berhasil di himpun menyebutkan, kronoligi penagkapan setelah tim gabungan terdiri dari tim rajawali dan polsek, mengetahui kelompok pelaku kejahatan ini akan melakukan nencurian baterai tower profider, tim memastikan bahwa benar pelaku akan melakukan pecurian tersebut.

Selanjutnya tim melakukan penghadangan dan penyetopan kendaraan yang di gunakan pelaku yang ciri-ciri nya sudah di ketahui.

Saat di lakukan penyetopan di jalan lintas baru menuju enim tiga, para pelaku berusaha melarikan diri, dan salah satu pelaku bernama Masrin mealakukan perlawan dengan menggunakan sebilah badik, menghindari ancaman kepada petugas, tim melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku, peluru mengenai dada sebalah kiri bagian atas menembus kebagian badan pelaku.

Tim berusaha menyelamatkan pelaku dengan cara dibawa ke RSUD H Rabain Muara Enim, sayangnya pelaku meninggal dunia saat di perjalanan.

“Pelaku Darit dan Sul, berikut barang bukti 5 unit baterai tower dari wilayah hukum Polres Pagaralam, dan Polres Prabumulih, bahkan mereka ini juga beroperasi hingga wilayah hukum Polda Lampung,” kata Afner.

Kapolres menambahkan, modus pelaku mengambil sepeda motor dengan cara menggunakan kunci T langsung membuka paksa kunci kontak sepeda motor dan membawa lari, kemudian untuk curat batrai tower, pelaku merusak pagar kawat berduri yang mengelilingi tower profeider, dan memotong kabel yang terhubung dari batrei ke tower tersebut.

Baca Juga :   Jambret Mahasiswi, Wahyu Tewas di Dor Polisi

“Berdasarkan keterangan dari tersangka yang masih hidup, bahwa motif melakukan tindak pidana tersebut hanya untuk berpoya poya saja. Sementara pasal yang disangkakan kepada pelaku dapat dikenakan dengan pasal 363 KUHP,” tukasnya. (Ari)

Editor : mahardika

kriminal

Posting Terkait

Tinggalkan pesan