IEF Jadi Ajang Promosi Potensi Ekonomi Sumsel


KORDANEWS – Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin mengharapkan pelaku dunia usaha di Sumsel bisa memanfaatkan momen Indonesian Economic Forum (IEF) sebagai ajang promosi potensi ekonomi dan produk usaha yang dihasilkan.

Sebab, IEF berisikan narsumber berkompeten dan pelaku dunia usaha lainnya yang bisa diajak kerjasama untuk mengembangkan potensi yang ada.

“Narasumber yang ada (IEF) hebat-hebat. Mereka lihat potensi dan kemudian ditawarkan ke jaringan mereka. Kami (Pemprov Sumsel) berupaya memanfaatkan momen ini untuk promosi. Disini ada Kepala Bappeda dan Project Manager KEK TAA. Sehingga bisa dipaparkan potensi yang ada di Sumsel. Kami harap pengusaha juga berbuat yang sama,” kata Alex usai membuka Seminar IEF di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (8/2).

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel, Alvaro Akbar memandang pembangunan infrastruktur yang digalakkan pemerintah provinsi sudah tepat dalam mendorong dunia usaha di Sumsel.

“Pengusaha sangat terbantu dengan adanya infrastruktur ini. Mulai dari LRT dan even olahraga internasional yang digelar menjadi ajang pengusaha untuk mengenalkan produknya,” ujarnya.

Melalui even olahrga juga, lanjut Alvaro, industri Usaha Kecil Menengah mendapat imbasnya. Ia mencontohkan industri pempek yang mengalami peningkatan 6-8 ton per hari berhasil dipasarkan. “Dampaknya sangat signifikan,” katanya.

Pembangunan KEK TAA juga menjadi salah satu percepatan dalam rangka meningkatkan komoditas andalan Sumsel. Mulai dari sektor pangan hingga energi. Kawasan ini akan menjadi portal distribusi barang dari Sumsel ke luar negeri.

“Pada akhirnya nanti, industri di sekitar KEK ini akan meningkatkan produktifitasnya. Sebab, KEK TAA menjadi pusat industri dan distribusi produk seperti layaknya Singapura,”katanya.(eh)

ekonomi

Posting Terkait

Tinggalkan pesan