Ibu Hamil Tewas Dibantai Perampok Rumah


KORDANEWS – Ika Nirwana (35) seorang ibu yang tengah hamil lima bulan tewas setelah ditusuk membabi-buta oleh dua orang perampok yang menyatroni rumanya di Dusun III, Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (18/8/2018) dini hari sekitar pukul 00.30.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian berawal ketika dua orang pencuri menyatroni rumah korban gunadi (38), melalui atap rumah menggunakan tangga dari luar. Namun saat masuk ke dalam rumah, Gunadi mendengar suara mencurigakan sehingga mengeceknya. Korban terkejut ada dua orang yang tidak dikenalnya masuk ke dalam rumah lewat atap.

Pelaku yang merasa terancam kemudian menghujamkan pisau yang dia ambil dari dapur rumah korban ke arah Gunadi. Gunadi pun roboh tak berdaya. Gelap mata, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini masuk ke dalam kamar dan melihat korban Ika dan anaknya Ifan (5) sedang tertidur lelap.

Tanpa basa-basi pelaku menusuk korban Ika sebanyak enam kali di tubuhnya dan dua kali ke tubuh Ifan. Setelah menusuk, para pelaku kemudian melarikan diri melalui pintu belakang rumah.

Beruntung, suara ribut didengar oleh tetangganya Uskadi (43) yang menghampirin rumah korban. Dengan luka tusuk dibagian punggung dan berlumur darah, Gunadi membukakan pintu. Betapa terkejut, Uskadi melihat Gunadi sudah luka serta darah berceceran dimana-mana.

Oleh Uskadi dan warga, korban bersama anaknya dan istri yang sudah tidak bernyawa dibawa ke Puskesdes Tanjung Raya, lalu dirujuk ke RSUD Sekayu.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kapolsek Sanga Desa, Iptu Zanzibar SH membenarkan telah terjadi pencurian yang memasuki rumah keluarga Gunadi, Ika dan anaknya Ifan.

“Untuk Gunadi dan Ifan kondisinya masih dalam penanganan medis di RSUD Sekayu, sedangkan Ika sang istri sudah tidak bernyawa dengan luka 6 tusuk, 3 tusuk pada bagian tangan kiri dan 3 lagi dipunggung. Ironisnya, sang istri kondisi sedang hamil 5 bulan,” jelas Zanzibar.

Baca Juga :   Lantaran Berita Hoax, Pegawai Google Tewas Dikeroyok 2.000 Orang

Untuk pelaku sendiri, Zanzibar menegaskan, diduga berjumlah dua orang, dilihat dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku diduga merasa tersudut, sehingga gelap mata dan menyerang Gunadi beserta istri serta anaknya.

“Sedangkan barang-barang korban belum ada yang diambil pelaku. Karena pelaku langsung melarikan diri. Para pelaku saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. “Kita terus kejar dan masih mendalami saksi-saksi,” ucapnya. (yud)

Editor: Janu

' Muba perampokan tewas

Posting Terkait

Tinggalkan pesan