Dosen Politeknik Negeri Sriwijaya Hibahkan Alat Pengolah Limbah kepada Pengrajin Kain Jumputan


KORDANEWS – Penyerahan peralatan untuk pengolahan limbah cair hasil pewarnaan kain jumputan merupakan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) tahun 2018 dari Kemenristekdikti, dengan judul IbPUD Kerajinan Kain Jumputan Palembang Sumatera Selatan yang dititik beratkan dari pada bantuan pengadaan peralatan untuk pengolahan limbah cair hasil dari pewarnaan kain jumputan dan alat pengontrol suhu pada saat proses pewarnaan kain.

Di samping itu juga perbaikan sistem manajemen dan peningkatan kompetensi/skill dari kedua mitra (UKM). Yang menjadi mitra PPPUD tahun 2018 ini adalah UKM Sutera Indah dan UKM Srikandi yang keduanya berlokasi di Sentra Industri Kampung Kain, Kelurahan Tuan Kentang, Kertapati Palembang.

Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Kegiatan PPPUD Dr. Ir. Rusdianasari, M,Si. Merupakan Dosen Politeknik Negeri Sriwijaya bersama kedua anggotanya Ibnu Hajar, S.T., M.T. dan Dr. Indri Ariyanti, S.E., M.Si.

“Pelaksanaan serah terima dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2018 berupa alat pengolah limbah cair hasil proses pewarnaan kain yang dinamakan Elektrooagulator karena menggunakan proses elektrokoagulasi yang merupakan metode pengolahan limbah cair secara elektrokimia di mana pada anoda terjadi pelepasan koagulan aktif berupa ion logam (biasanya aluminium atau besi) ke dalam larutan sedangkan pada katoda terjadi reaksi elektrolisis berupa pelepasan gas hidrogen,” jelasnya.

Dikatakannya, elektrokoagulator ini merupakan diseminasi dari hasil penelitian tim pelaksana.

“Untuk meningkatkan kompetensi/skill UKM dan memperluas pemasaran diadakan pelatihan pengembangan motif/desain, dan pemasaran kain jumputan menggunakan media sosial seperti Instagram,” pungkasnya. (eh)

ekonomi

Posting Terkait

Tinggalkan pesan