Gara-gara Saling Ejek, Dua Pelajar SMA Luka Parah


KORDANEWS- Dua orang pelajar SMA Muara Kelingi di Kabupaten Musi Rawas mengalami luka parah akibat perkelahian antar pelajar di SMA Negeri 1, Selasa (18/9/2018) Pukul 08.00 WIB. Dan kejadian yang menimpa kedua korban terjadi saat jam belajar berlangsung. Mereka mengalami luka parah yakni satu orang mengalami Tiga luka tusuk dipunggung, dan satu orang lagi mengalami putus urat di pergelangan tangan kiri.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Agus Hendri mengatakan peristiwa perkelahian antar pelajar ini bermula pada hari Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, di depan Koramil Muara Kelingi, pelaku YK (17) dan RD (17) menggunakan sepeda motor bermaksud hendak ke jembatan Sungai Musi. Saat akan memotong mobil truk di depan kendaraannya, tiba – tiba dari arah belakang, pelajar inisial RS yang juga mengendarai sepeda motor berteriak sembari mengucapkan kata – kata kotor ” Hoi pliyok, menggerlah, aku nak liwat “. (Hai penis, minggir aku mau lewat) dan kata-kata itu diucapkan RS sebanyak dua kali. Mendengar teriakan itu, YK menghentikan sepeda motornya sembari mengucapkan ” Namek Hal”, (apa masalahnya) lalu dijawab RS ” Men melawan ke Jembatan”. (Kalau melawan ke Jembatan).

Setelah sampai di jembatan perkelahian mereka gagal karena dilerai warga. Kemudian RS pun pergi dari lokasi meninggalkan YK dan RD. Namun setengah jam kemudian, saat YK dan RD hendak pulang, atau tepatnya saat melintas di depan koramil, mereka dihadang RS bersama lebih kurang 30 orang temannya. Sehingga YK dan RD menjadi bulan bulanan mereka. Setelah puas memukuli keduanya, RS dan teman- temannya meninggalkan YK dan RD di pinggir jalan.

Dan ternyata aksi balas dendam terjadi sekira pukul 08.00 WIB, tepatnya selesai upacara bendera di SMAN 01 Muara Kelingi di samping sekolah dekat lapangan, kembali terjadi perkelahian antara YK, RD dan RH , kemudian FL, EB dan UN. Saat perkelahian berlangsung, YK mengeluarkan pisau yang sebelumnya disimpan YK di dekat pusatnya. Sejurus kemudian, pisau itu ditusukannya kearah RH dan korban lainnya secara membabi buta. Usai melakukan penusukan, YK berlari ke arah gerbang samping sekolah. Rupanya di pintu gerbang sekolah, sudah ada orangtuanya, yakni Sukri (47) warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara Kelingi.

Kehadiran Sukri ini karena mengetahui kalau anaknya diancam orang. Sembari memegang anaknya, Sukri mengeluarkan pisau untuk melindungi anaknya yang di kejar orang. Beruntung saat itu, Kanit Binmas Bripka Norman sedang berada di lingkungan sekolah karena menjadi pembina upacara di sekolah itu.Sehingga pelaku langsung diamankan, dan melerai kedua belah pihak keluarga yang bertikai.

Kini kedua pelajar yang melakukan penusukan telah diamankan di Mapolsek Muara Kelingi. Dan kemudian dilimpahkan ke Mapolres Musi Rawas guna penyidikan lebih lanjut.

” Motifnya diduga dendam, karena sehari sebelumnya sudah saling ejek. Para pelaku sudah dilimpahkan di Polres Musi Rawas, akibat perkelahian itu RH mengalami luka tusuk dibagian punggung sebanyak Tiga liang, sementara FL mengalami luka sayat dan putus urat di pergelangan tangan kiri.”

EDITOR : AWAN

No related post!

Tinggalkan pesan