Calon Legislatif di Lahat Masih “Malu-malu” Pasang APK


KORDANEWS – Tak seperti Pemilihan Legeslatif (Pileg) lima tahun yang lalu, pasca penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD, khususnya Dapil I Kota Lahat, hampir setiap sudut ramai dipenuhi spanduk dan baliho Caleg.

Pileg kali ini kendati sudah sepekan penetaan DCT dan masuk tahapan kampanye, pantauan di Kota Lahat, Senin (01/10) khususnya dititk strategis masih sepi. Hanya ada beberapa spanduk caleg saja yang sudah terpasang. Kendati tidak mengharapkan namun, kondisi ini mengundang tanya warga.

Andi (42) warga Kota Lahat, mengaku cukup aneh dan bisa dikatakan fenomena tak biasa. Pasalnya, biasnya saat digelarnya Pileg, para Caleg ramai memasang spanduk sebagai alat memperkenalkan diri kepada masyarakat yang akan memilihnya saat Pileg berlangsung.

Menurutnua jika berkaca dari Pipeg sebelum sebelumnya, pasca DCT dan masuk tahapan kampanye spanduk sudah ramai terpasang disejumlah titik di kota Lahat.

“Kita tidak menghendaki mereka pasang spanduk apalagi jika dipasang ditempat terlarang. namun kondisi minimnya spanduk ini aneh saja,”ujar Andi.

Selain bertatap muka langsung spanduk, baliho dan sejenisnya juga kerap dijadikan alat untuk memperkenalkan diri Caleg kepada warga yang diharapkan bagi caleg akan menambah perolehan suara nanti.

Namun, bisa saja terang Andi, jika saat ini alat praga kampanye spanduk sendiri tidak efektif lagi.

“Namun demikian kita berharap para caleg ini gencar memperkenal dirinya ke warga. Sehingga warga tahu bibit dan bobot Caleg sehingga warga tidak beli kucing dalam karung. Sebagai warga kota juga berharap tidak ada money politik dalan Pileg,“harapnya.

Terpisah, salah satu Caleg Dapil I Lahat, Pirdaus yang kini sudah mulai memasang spanduk diberrbagai titik di Kota Lahat mengaku, memasang spanduk dirinya selain desakan warga calon pemilihnya juga atas inisiatif relawan yang menginginkan dirinya terpilih di Pileg Lahat, tahun 2019 yang akan datang.

Baca Juga :   Diduga Serobot Lahan Adat Himbe Kemalau, Ratusan Warga Geruduk PT BAU

Lelaki yang dikenal kerap vokal mengkritisi Pemkab Lahat ini, alasan lain pemasangan spanduk untuk memberikan ruang seluas luasnya kepada masyarakat untuk menilai sosoknya.

“Kita harus terbuka, transparan kepada warga harus kita tampilkna siapakah calon caleg dan apa yang akan kita lakukan. Makanya, kami relawan menampilkan Pirdaus. Jika warga kenal baru bisa memberikan pilihan,“ujar Basuki, relawan Pirdaus.

Sementara, pantauan di lapangan ratusan spanduk dan baliho Pirdaus terpasang jalan protokol, tempat strategis, dan juga sampai pelosok pedesaan dan kelurahan.

Sebelumnya, KPUD Lahat menetapkan 538 DCT yang akan bertarung pada Pilieg 2019 mendatang. Ada pengurangan satu caleg dari 539 caleg yang terdaftar di DCS sebelumnya. Sementara dari jumlah tersebut ada 191 caleg perempuan atau 35,86 persen. Sedangkan untuk caleg laki- laki ada 347 orang.

Ketua KPUD Lahat Samsurizal Nusir melalui anggota Komisioner Dwi Larasati, mengungkapkan di Lahat sendiri ada 5 dapil dengan 40 kursi. Dapil 1 ada 10 kursi, Dapil 2 6 kursi, Dapil 3 ada 7 kursi, Dapil 4 ada 8 kursi dan Dapil 5 ada sembilan kursi.

Dari 16 partai politik hanya 15 yang mendaftarkan calegnya. Sementarra DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lahat tidak ikut serta.

Editor : mahardika

lahat

Posting Terkait

Tinggalkan pesan