Terus Melemah, Rupiah Tembus di Angka Rp15.237/USD


KORDANEWS – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) dalam posisi tertekan. Rupiah sore ini masih mengalami pelemahan dan belum beranjak di level Rp15.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (9/10/2018) pukul 17.22 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 20 poin atau 0,13% ke level Rp15.237 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp15.222 per USD-Rp15.248 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 20 poin atau 0,13% menjadi Rp15.235 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp15.205 per USD hingga Rp15.235 per USD.

Soal pelemahan Rupiah, Menteri Badan Usaha Milik negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, momentum pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi daya tarik bagi investor dalam pembangunan infrastruktur.

Hal ini dilihat dari sisi proyeksi perekonomian Indonesia yang akan menjadi salah satu negara berkembang yang mengalami pertumbuhan tertinggi.

“Indonesia salah satu one of the most dynamic emerging market, dengan penduduk besar, kelompok middle class income besar, maka pertumbuhan ekonomi pasti besar,” katanya di Hotel Conrad, Bali, Selasa (9/10/2018).

Berdasarkan data pemeringkat nasional Pricewaterhouse, lanjutnya, dari 32 negara berkembang, Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi kinerja perekonomian yang baik di 2030.

Tercatat menjadi terbaik nomor 5 dalam laporan tersebut. Untuk bisa mencapai pertumbuhan yang tinggi tersebut, maka perlu dilengkapi dengan infrastruktur. Hal ini yang mendorong pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur.

Selain itu, untuk skema pembiayaan dikembangkan dengan tak hanya memanfaatkan APBN dan BUMN, namun juga melibatkan pihak swasta. Hal ini dilakukan dengan skema Kerjasama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU).

Dalam kondisi demikian, pelemahan nilai tukar Rupiah bisa menarik investor untuk menanamkan dananya di proyek-proyek infrastruktur. Saat ini, Rini menawarkan peluang investasi dari hampir 80 proyek dengan total nilai USD42 miliar yang melibatkan 21 BUMN.

Baca Juga :   Nilai Tukar Rupiah Anjlok 0.9 % Lebih Parah Dibanding 2016 Lalu

Sumber: Okezone

Editor : Odank

dolar rupiah

Posting Terkait

Tinggalkan pesan