Tank Super Kuat dan Canggih Buatan Indonesia Bakal Diekspor ke Luar Negeri


KORDANEWS – Indodefence 2018 Expo & Forum merupakan pameran senjata terbesar di Asia Tenggara. Pasarnya tentu saja negara-negara di Asia Pasifik. Pameran yang dihelat Napindo Ashatama ini mempertemukan produsen senjata, distributor, dan negara-negara pembeli. Indonesia sebagai tuan rumah, memperkenalkan pula senjata-senjata produk dalam negeri yang berkualitas.

Sebagaimana diberitakan wartaekonomi.com (7/11), PT Pindad (Persero) menampilkan tank medium, Harimau Hitam. Tank medium kolaborasi Indonesia dan Turki itu menjadi primadona di ajang Indodefence. Tank buatan Pindad itu telah lulus uji sebagai ranpur antiranjau dan memiliki Battle Management System yang menjadikan Harimau Hitam lebih kompetitif dibanding tank sejenis buatan negara lain.

Harimau Hitam dikembangkan dari desain hingga pembuatannya dilakukan di Indonesia. Tank medium berbobot 32 ton itu lulus uji sertifikasi dari Dislitbangad dan saat ini siap untuk diproduksi secara massal. Lalu apa kehebatannya? Harimau Hitam hanya mengalami kerusakan kecil pada roda ketika diledakkan dengan dinamit seberat 8 kg di bawah hull dan 10 kg di jalur ranjau.

Setelah diledakkan, tank medium hasil pengembangan Pindad dan FNSS Turki tersebut terlihat masih utuh. Hanya ada beberapa komponen di bagian roda yang mengalami kerusakan kecil. Selain itu, Harimau Hitam juga berhasil melewati medan tersulit untuk tank di Indonesia. Jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan sudut 60 derajat serta 4,6 kilometer dengan sudut 40 derajat, dapat dilintasi dengan mudah. Ia juga mampu melintasi medan berpasir dengan mudah.

Soal kecepatan, tank ini ditenagai mesin 711 HP bertransmisi otomatis, kecepatan maksimal 70 km/jam. Harimau hitam menampung 3 kru, yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi, serta memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.

Tank medium dilengkapi berbagai teknologi terbaru, seperti sistem kewaspadaan mandiri, hunter killer system, perlindungan pasif (laser warning system), battle management system, serta proteksi balistik yang tinggi. Turet tank medium memiliki mekanisme autoloader dengan 12 butir peluru di turet dan 26 butir peluru cadangan di dalam hull. PT. Pindad dan FNSS Turki berencana memproduksi tank ini pada 2020 sekaligus mulai memasarkannya untuk pasar ekspor. (net)

Editor: Janu

militer tank

No related post!

Tinggalkan pesan