Demi Porkot, Seleksi Atlet Palembang  Diundur


KORDANEWS – Atlet Palembang gagal mengikuti seleksi pemandu bakat KONI Sumsel. Semestinya mereka bergabung dengan atlet Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering Ilir (OKI) pada seleksi atlet prestasi di Aula Pemda Tanjung Senai, Inderalaya, (OI), 10-11 november ini.

 “Tapi karena para atlet Palembang sedang berjuang di Pekan Olahraga Kota (Porkot) 2018 mulai besok (hari ini, Red) maka kita undur. Secara khusus nanti atlet Palembang akan kita gelar seleksi tersendiri di Palembang setelah Porkot,” kata H Dhennie Zainal wakil ketua 1 KONI Sumsel.

 Ditambahkan Dhennie, tim talent scouting sudah bergerak mencari atlet berbakat di lima zona. Meliputi, zona Silampari di Lubuklinggau (Lubuklinggau, Musi Rawas, Empat Lawang dan Musirawas Utara). Kemudian zona Enim di Muara Enim (Muara Enim, Prabumulih, Lahat, Pagaralam). Lalu zona OKU Raya di Baturaja (OKU, OKU Timur, OKU Selatan). Kemudian zona Musi di Sekayu (Musi Banyuasin, Banyuasin, Pali).

 “Informasikan pada semua pelatih, bahwa kita krisis atlet. Di KONI tidak sampai 50 mewakili Sumsel. Padahal mereka yang sudah menjadi atlet andalan Sumsel mendapat uang pembinaan cukup besar. Peraih emas pada PON dapat uang pembinaan Rp7,5 Juta, kemudian dibawahnya Rp5 Juta, dan bawahnya lagi Rp3 Juta,” terang dia.

 Makanya sekarang KONI Sumsel lagi giat melaksanakan  pemandu bakat. “Pesertanya merupakan atlet berprestasi dari masing-masing daerah yang sudah terdaftar di KONI. Nanti hasil seleksi akan kita umumkan pada rapat kerja KONI Sumsel di Baturaja, 1-2 Desember nanti,” terang dia.

 Ditambahkan Dhennie, tahapan tes diantaranya pengurukan tinggi badan, berat badan, rentang tangan, panjang tungkai dan vertikal jumps. “Sebentar lagi ada Porprov 2019, Porwil Bengkulu 2019, Pra PON Papua, Kejurnas 2019. Siapo yang mewakili ya atlet-atlet terbaik masing-masing cabor hasil seleksi ini,” tukas dia.

Baca Juga :   Anak Motor Itu Tidak Garang, ACML Buktinya!

 Dalam seleksi atlet zona Ogan di Tanjung Senai diikuti 70 atlet. 40 atlet besaral dari OI dan sisanya OKI. 

“Kita bersyukur dihari pahlawan ini (10 November) kita dapat bertemu pemanduan bakat atau telent scouting. Kami menggapresiasi KONI provinsi yang memberikan kami kesempatan sebagai tuan rumah. Acara hari ini sangat penting bagi masa depan olahraga di Sumsel terutama di OI.  Yang hadir punya prestasi kami berharap ini menjadi atlet daerah sebagai ketua KONI kami berharap atlet berbakat daerah ini tentunya menjadi potensi yang akan dikembangkan memperkuat tim olahraga potensi Sumsel,” terang Iklim Cahya ketua KONI OI.

 “Mudah mudahan pada pon 2020 akan lebih baik. Mudah mudahan kerja keras KONI provinsi membuahkan hasil,” tukas dia. (AC)

Editor : Chandra Baturajo.

sport

Posting Terkait

Tinggalkan pesan