Warga Desa Tanjung Sari 2 Tuntut Ganti Rugi Lahan Tol PPKA


KORDANEWS – Puluhan warga Desa Tanjung Sari 2, Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten Ogan Komering Ilir melakukan aksi protes dengan memasangan sepanduk untuk mempertanyakan uang ganti rugi lahan yang terdampak pembangunan jalan tol pematang panggang-kayuagung (PPKA) yang sampai saat ini belum juga diterima oleh pihak pemilik lahan.

Belum adanya realisasi ganti rugi lahan ini diduga akibat dari adanya oknum pihak-pihak tertentu yang tidak transparan dalam proses ganti rugi tersebut.

Diketahui, bahwa Mega proyek pembangunan jalan tol Pematang Panggang-Kayuagung adalah proyek nasional yang dilaksanakan guna meningkatkan perekonomian daerah, khususnya Kabupaten OKI.

Saat di konfirmasi, Bahri salahsatu mengatakan, bahwa dirinya pernah mempertanyakan uang ganti rugi tersebut satu tahun yang lalu ke pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dengan alasan yang dianggap tidak jelas dan tidak masuk akal, bahwa uang ganti rugi lahan tersebut sudah dititipkan di pengadilan.

”Pernah saya tanya ke pihak PPK satu tahun yang lalu, dan pihak PPK mengatakan bahwa uang sudah dititipkan di pihak pengadilan,” ungkap Bahri yang juga ketua KUD Sari Makmur.

Selanjutnya Bahri menjelaskan bahwa hal ini kuat dugaan adanya permainan kotor oknum pihak yang terkait dalam permasalahan ganti rugi lahan masyarakat Desa Tanjung Sari 2 yang tergabung dalam KUD Sari Makmur sebanyak 12 sertifikat lahan senilai Rp 1,5 miliar lebih.

”Alasan mereka ada yang mengklaim sertifikat tersebut, namun setelah ditanya, mereka tidak tau siapa, nah inikan sangat mencurigakan, jadi saya beranggapan ini pasti ada permainan kotor dari oknum pihak-pihak terkait,” jelas Bahri.

Sampai saat ini belum ada upaya mediasi dari pihak-pihak yang terkait, baik dari pihak BPN maupun pihak Polres OKI yang dianggap berkompeten dalam permasalahan ini, begitu juga dari pihak Pemerintah Kabupaten OKI belum menunjukan adanya upaya mediasi terhadap permasalahan ganti rugi lahan yang menimpa masyarakat Desa Tanjung Sari 2.

Baca Juga :   Prabowo Minta Maaf Ikut Sebar Hoax Ratna Sarumpaet

Bahri berharap kepada seluruh pihak yang terkait agar ada upaya untuk menyelesaikan permasalahan ganti rugi ini, karena ini menyangkut hak masyarakat banyak yang dinilai telah dirugikan dengan adanya tindakan dan perbuatan yang melawan hukum yang diduga dilakukan oleh oknum pihak-pihak terkait.

”Saya berharap kepada seluruh pihak-pihak yang terkait dalam hal ini, agar dapat menyelesaikan permasalahan ganti rugi lahan ini, karena hal ini dinilai sudah merugikan masyarakat yang memang semestinya berhak menerima ganti rugi tersebut,”katanya.

Editor : mahardika

peristiwa

Posting Terkait

Tinggalkan pesan