Kerap Banjir Saat Hujan, Dinas PUPR Palembang Salahkan Hal Ini


KORDANEWS – Banjir yang melanda di Kota Palembang, Selasa (13/11/2018), diakibatkan oleh beberapa faktor yang membuat distribusi air terganggu .

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Kota Palembang, mengungkapkan bahwa beberapa faktor banjir timbul, dikarenakan banyaknya bangunan yang tidak membangun saluran air yang memadai.

“Banyak bangunan dari pengembang yang tidak membuat saluran air sehingga menggangu distribusi air. Belum lagi adanya sejumlah bangunan liar yang masih berdiri,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya mengakui terjadinya banjir, karena kondisi drainase di Palembang belum optimal. Untuk itu pihaknya juga tengah berupaya untuk mempercepat pembangunan pompanisasi Sungai Bendung yang saat ini masih terkendala pembebasan lahan.

“Kita edang berupaya untuk menambah kolam retensi dari yang semula 27 menjadi 33 kolam hingga tahun 2019. Pembangunan gorong-gorong juga akan dipercepat,”jelasnya.

Untukntuk mempercepat pembangunan infrastruktur guna mengantisipasi banjir, pemerintah Kota Palembang akan menganggarkan dana lebih dari Rp 40 miliar pada tahun 2019 mendatang.

Dari 130 persil yang dibutuhkan, tinggal tiga persil yang belum dibebaskan dikarenakan pemilik lahan tidak menerima nilai yang sudah ditentukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Independen, yang menyebabkan kontruksi belum selesai hingga saat ini.

“Jangan mengandalkan pemerintah sendiri, karena semua ini demi untuk kepentingan bersama,”tegasnya. (Ab)

palembang

Posting Terkait

Tinggalkan pesan