Polresta Palembang Amankan Kawanan Jambret dan Pembobol Rumah

30 views

KPRDANEWS – Dua pelaku kawanan kasus pencurian dengan pemberatan Jambret dan bobol rumah, diciduk oleh kepolisian Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang, pada Rabu (9/1/19) malam, kemarin.

Keduanya yakni Dandi (20) warga jalan Talang Putri Kelurahan Plaju Kecamatan Plaju, dan rekannya M Rizki (21) warga Jalan Sentosa lorong Depok Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju Palembang.

Keduanya diringkus, saat terjatuh dari sepeda motor, gagal melakukan aksi jambret terhadap seorang perempuan di jalan Merdeka Kecamatan IB II Palembang, sekitar pukul 16.00 WIB.

Bahkan petugas pun terpaksa memberikan tindakan tegas kepada kedua pelaku, lantaran melawan dan hendak kabur saat dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK, di dampingi Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Alya Sukmana, melalui Kanit Ranmor Iptu Mardanus, mengatakan, benar bahwa pihaknya berhasil menciduk dua pelaku Pencurian dengan pemberatan (Jambret).

“Awalnya kedua pelaku ini hendak melakukan aksi Jambret di lokasi kejadian. Namun, saat menjambret, sepeda motor pelaku terjatuh, sehingga anggota kita yang sedang melakukan patroli hunting dilokasi kejadian langsung menangkap kedua pelaku,” ungkap Mardanus.

Berdasarkan pengakuan kedua pelaku, masih kata Mardanus, bahwa aksi kedua pelaku jambret yang dilakukannya sudah 7 kali di berbagai wilayah kota Palembang. Selain menjambret, kedua pelaku ini juga sudah 5 kali membobol rumah.

“Satu pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan, dan pernah mendekam di sel tahanan Polsek Plaju pada tahun 2016. Kedua pelaku juga diberikan tindakan tegas, lantaran mencoba melakukan perlawanan hendak kabur saat ditangkap,” ujarnya.

Lebih lanjut masih dikatakan Mardanus, Selain meringkus kedua pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti satu unit Handphone merek Xiomi, milik korbannya.

Baca Juga :   2 Destinasi Wisata di Palembang Raih Penghargaan Terpopuler di API 2018

” Atas ulahnya kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” jelasnya.

Ditempat yang sama, pelaku Dandi mengakui dirinya melakukan aksi jambret lantaran tidak mempunyai uang untuk menebus Handphone yang digadaikannya.

“Rencananya jika kami berhasil, Hp itu mau saya jual untuk nebus Hp saya yang di gadaikan. Sudah 7 kali saya menjambret pak, di jalan Pegayut, Talang Putri, Merdeka, Sungai Pinang, Sungai Duo. Saya menyesal pak,” pungkasnya.(Dik)

Editor : mahardika

kriminal palembang

Posting Terkait

Tinggalkan pesan