Tanggapan PT Buana Eltra Terkait Keracunan Massal

280 Views

BATURAJA — Kasus keracunan massal yang menimpa 100 lebih karyawan PT Buana Eltra terjadi setelah beebrapa jam setelah mengkonsumsi nasi katering yang dikelola pihak perusahaan.

“Kita semua mengkonsumsi makanan yang sama. Apa yang diberikan itu yang kita makan,” kata Manajer Legal dan HRD PT Buana Eltra Jontan Rudi Nober.

Ia menyebut beberapa staf PT Buana Eltra ikut makan namun tidak keracunnan. Diantaranya Handoko, Medison, Bagyo, serta Warison Gultom. Namun kesemunya sehat-sehat saja.

Dikesempatan Jontan mengatakan, katering yang dikelola pihak perusahaan sudah lima tahun berjalan namun baru pertama kali ini bermasalah.

Jontan mengatakan, pihak perusahaan memang menyewa satu rumah di Desa Ulakpandan Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komeirng Ulu.

Di rumah yang disewa inilah tempat masak makanan yang memberdayakan masyarakat setempat untuk memasak.

Selanjutnya jatah makan ini didistribuskan ke tambang yang berlokasi di Desa Gunungkuripan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Jontan mengatakan, di dapur dan tempat masak rutin diperiksa kebersihannya terjaga. Karyawan yang keracunan kata Jontan meliputi karyawan bagian produksi, security dan para karyawan lainnya.

Saat ditanya kenapa pihak perusahaan terkesan menutup-nutupi dan lamban memberikan penanganan, Jontan mengatakan, pihaknya baru tahu pagi tadi karena prosesnya tidak serentak melainkan berangsur-angsur.

“Kita lebih senang terbuka, namun memang terjadinya berangsur-angsur,” katanya.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: