PDI P Tidak Mau Buru-Buru Dukung Ahok

75 Views
REVITALISASI BANGUNAN BERSEJARAH

Jakarta – PDIP belum memutuskan sikap dalam mengusung cagub cawagub di Pilgub DKI Jakarta. PDIP berharap cagub mendatang mampu memimpin masyarakat Ibu Kota yang beragam.

“Kami ingin berhikmat, tidak terburu-buru. Kami ingin memiliki pemimpin yang bukan hanya CEO, tapi memimpin masyarakat yang beragam ini. Kami tidak ingin buru-buru,” ujar politisi PDIP, Masinton, di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (30/7/2016).

Menurut dia, PDIP akan melihat dahulu kualitas cagub sebelum memberikan dukungannya. “Kalau kita lihat saat ini ada 3 parpol pendukung. Bagi PDIP penting prinsip itu. Walau bagaimana pun parpol itu adalah miniatur negara. Saya juga heran, ini umpama sudah ada parpol yang mendukung harusnya partai lebih berperan,” kata Masinton.

“Tapi ini calonnya jalan sendiri dan ingin mengkoleksi partai lain. Takutnya setelah dapat PDIP malah datang ke parpol lain. Kami ingin memastikan itu. Kami harus hati-hati,” sambungnya.

Masinton mengatakan PDIP juga ingin memastikan fungsi parpol yang mendukung pendidikan politik. “Ini KTP sudah terkoleksi tapi tidak digunakan, ada 3 parpol juga, tidak digunakan. Ingin juga PDIP. Kami ya mastiin juga, KTP dikoleksi tidak digunakan, jangan-jangan parpol juga tidak digunakan, bisa ke partai lain, jangan-jangan cuma dikoleksi saja,” kata dia.

Bagi PDIP, lanjut Masinton, persoalan partainya tak hanya sekadar menang kalah, namun juga menampakkan prinsip keorganisasiannya dan meledakkan ideologi kepartaiannya dan ditawarkan pada rakyat.

“Kenapa kami tidak ingin buru-buru karena kami ingin berhikmat. Belanda masih jauh,” ujarnya berkelakar.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: