Kapolda Belum Buka Nama dan Pangkat “Polisi Pungli”


KORDANEWS– Kejadian Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di jajaran Kepolisian dibenarkan Kapolda Sumsel Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Djoko Prastowo,  meskipun enggan menjelaskan secara rinci dimana dan kapan kejadian itu dilakukannya

 

Diungkapkan Kapolda Sumsel Djoko Prastowo saat dikonfirmasi masalah penyamarannya untuk menangkap anggotanya yang melakukan pungli. Ia juga tidak menyebutkan pangkat dan nama oknum polisi yang melakukan pungli kepadanya,  bahkan sambil berlalu  menyebutkan hingga saat ini sudah ada sepuluh orang anggotanya yang sedang diproses dengan berbagai masalah termasuk masalah pungli.

 

 

“Ya sudah ada sepuluh orang yang kita proses, dengan berbagai masalah termasuk beberapa orang yang tertangkap melakukan pungutan liar di jajaran Polda Sumsel,” Kata Kapolda Sumsel, Rabu (19/10) saat meresmikan Samsat Palembang I.

 

 

Ditegaskannya, pihaknya akan bersikap tegas dengan pihak-pihak yang melakukan pungli,termasuk anggota Polisi yang melakukan hal yang sama, akan ditendak tegas karena itu perita Kapolri.

 

 

Seperti diketahui sebelumnya kapolda melakukan, penyamaran di wilayah sumsel, pada saat itu seperti diberitakan di beberapa online, Jenderal intang dua ini sengaja mengendarai mobil seorang diri tanpa pengawalan.

 

Melihat ada anggota yang bertugas/ djoko sengaja melanggar lalu lintas, alhasil, mobil djoko dihentikan dan dirinya dibawa ke pos polisi, di dalam pos tersebut ia diminta sejumlah uang damai oleh oknum anggota atas pelanggarannya. meski djoko beberapa kali menolak dan meminta tindak langsung (tilang)/ polisi tersebut tetap bersikeras  mengajak damai.

 

Setelah merasa dirinya dipojokan Djoko pun mengeluarkan uang yang diminta, setelah uang damai itu diberikan dia baru mengaku sebagai Kapolda Sumsel dan menangkap pelaku, hingga akhirnya oknum polisi pungli tersebut diamankan oleh propam polda sumsel (aab)

 

EDITOR : AWAN

SUMBER : KORDANEWS

 

 

No related post!

Tinggalkan pesan