Kadisdik Khawatirkan ‘Buffering’ Saat UNBK


KORDANEWS— Walaupun Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumsel berjalan lancar, namun kekhawatiran adanya buffering masih menghantui ujian online tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Widodo usai memantau pelaksanaan UNBK di SMA 1 di Palembang mengatakan, hari pertama pelaksanaan UNBK di Sumsel berjalan lancar. Meski demikian pihaknya masih mengkhawatirkan kendala pada jaringan internet sehingga menghambat saat siswa mendownload soal ujian.

“Saya sudah memintak pihak sekolah SMA yang mengikuti UNBK agar dapat menyediakan genset untuk berjaga jaga agar dapat diatasi dengan cepat, “katanya (10/04)

Untuk pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Widodo mengungkapkan diikuti sebanyak 261 sekolah, sementara untuk ujian nasional secara manual diikuti oleh 293 sekolah yang ada di Sumsel.

“Yang ikut UNBK ada 34 ribu siswa, sedangkan yang ujian nasional masih manual itu kebanyakan di OKU Timur, Musirawas dan OKU Selatan karena fasilitasnya belum memadai seperti belum tersedianya komputer dan jaringan internet,” jelas Widodo.

Untuk sistem pengawasan, Widodo menjelaskan ada tiga pengawas, yakni pengawas di ruangan, pengawas teknisi dan pengawas yang memantau teknisi.

“Jadi dengan adanya pengawasan ini, para siswa lebih dimudahkan dan diberi arahan bagaimana membuka, mengirim dan mengerjakan soal,” kata dia.

Editor: Janu

No related post!

Tinggalkan pesan