Alex Noerdin Antarkan Sumsel Raih Perencanaan Terbaik Tingkat Provinsi Se-Indonesia


ADVETORIAL

KORDANEWS-Sumatera Selatan meraih peringkat ke-3 kategori perencanaan terbaik tingkat provinsi se-Indonesia.
Perhargaan diserahkan langsung Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro kepada Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017).
Peringkat pertama diraih Daerah Istimewah Yogyakarta dan DKI Jakarta meraih peringkat kedua.
Dalam Forum koordinasi antar kementerian/lembaga (K/L) dan antara pusat dan daerah yang dibuka langsung Presiden RI, Jokowi Widodo itu mengangkat tema “Memacu Investasi dan lnfrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan”, berlangsung 26 April hingga 9 Mei 2017.
Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kesempatan ini menyatakan rasa bangga terhadap pencapaian kinerja dan prestasi yang telah diraih.
Sumsel berhasil mendobrak dominasi provinsi-provinsi yang ada di jawa, dan telah mensejajarkan diri dengan provinsi besar lainnya di Indonesia.
Musrenbangnas 2017 digelar untuk mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan dengan keluaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018.
Dalam Musrenbangnas, setiap prioritas nasional, program prioritas dan proyek prioritas beserta lokasinya dibahas bersama antara kementerian/lembaga dengan pemerintah provinsi.
Penyusunan RKP 2018 menggunakan prinsip money follows program melalui pendekatan tematik, holistik, integratif, dan spasial dengan empat fokus perkuatan.
Berdasarkan Pasal 20 ayat (1) UU-SPPN, Kementerian PPN/Bappenas menyiapkan rancangan awal RKP yang memuat prioritas pembangunan, rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program Kementerian/Lembaga (K/L), program lintas K/L dan program lintas wilayah, serta kaidah pelaksanaannya.
Pada tahun 2018, pemerintah telah menetapkan 10 prioritas pembangunan nasional, yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, perumahan dan permukiman, pengembangan dunia usaha dan pariwisata, ketahanan energi, dan ketahanan pangan.
Selanjutnya, penanggulangan kemiskinan, infrastruktur, konektivitas, dan kemaritiman, pembangunan wilayah, serta politik, hukum, pertahanan, dan keamanan.

editor : ardi

No related post!

Tinggalkan pesan