Tingkat Pengangguran Tertinggi Ada di Daerah ini….

10542 Views

KORDANEWS – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 131,55 juta orang angkatan kerja, terdiri dari 124,54 juta orang bekerja, dan sisanya 7,01 juta orang menganggur. 7,01 juta ini orang inilah yang disebut pengangguran terbuka, yaitu mereka yang masuk kategori angkatan kerja, namun belum punya pekerjaan.

Menurut BPS Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2017 turun menjadi 5,33% dari Februari 2016 yang sebesar 5,50%. Dari 7,01 juta orang pengangguran, BPS mencatat tingkat pengangguran terbesar ada di Provinsi Kalimantan Timur.

“TPT tertinggi tercatat di Provinsi Kalimantan Timur (Bali), diikuti Jawa Barat dan Maluku,” kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Kecuk menyebutkan, tingkat pengangguran terbuka di Kalimantan mencapai 8,55% dari total pengangguran yakni 7,01 juta orang yang bekerja.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka terendah berada di Provinsi Bali dengan hanya 1,28%.

“TPT menurut provinsi, paling rendah di Bali, bisa di pahami hanya 1,28%, diikuti Bengkulu dan Jogja,” jelasnya.

Tingkat pengangguran terbuka berdasarkan pendidikan, kata Kecuk, pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah persentasenya 3,54%. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 5,36%, Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,03%. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 9,27%. Diploma III (D3) sebesar 6,35%, dan universitas 4,98%.

“TPT terendah sebesar 3,54% terdapat pada penduduk berpendidikan SD ke bawah, sementara tertinggi sebesar 9,27% pada jenjang pendidikan SMK, ke depan SMK ini jurusannya perlu diperluas, agar tidak ada kekeliruan link dari yang dipelajari SMK dengan yang dibutuhkan dunia kerja,” tandasnya.

Dari total penduduk Indonesia terdapat 190,59 juta orang masuk ke dalam usia kerja. Dari total tersebut terdapat 131,55 juta orang angkatan kerja di mana 7,01 juta orang pengangguran. Sedangkan 124,54 juta orang bekerja. Dari 124,54 juta, 87,00 juta pekerja penuh, 28,05 juta oran pekerja paruh waktu, dan 9,49 juta orang setengah menganggur.

Sedangkan 59,04 juta orang dari 190,59 juta usia kerja, merupakan bukan angkatan kerja. Di mana, 36,08 juta orang mengurus rumah tangga, 15,24 juta orang sekolah, dan 4,72 juta orang lainnya.

editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: