2.157 Ton Mi Instan Korea Masuk RI dalam 4 Bulan

19637 Views

KORDANEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan 4 produk mie instan asal Korea mengandung DNA babi. Produk tersebut adalah Samyang U-Dong, Samyang Kimchi, Nongshim rasa Shin Ramyun Black, dan Ottogi rasa Yeul Ramen.

Mie instan dari Negeri Gingseng tersebut rupanya sudah cukup lama digemari di Indonesia. Apalagi setelah booming K-Pop.

Data Kementerian Perdagangan (Kemendag), impor mie instan dari Korea Selatan pada tahun 2015 tercatat sebesar US$ 2,9 juta dengan volume impor 799 ton. Impor mie instan tersebut melonjak tinggi pada tahun 2016 yakni sebesar US$ 10,11 juta dengan volume 2,601 ton. Sementara di 2017, mie instan impor yang masuk dari Korea Selatan juga cukup tinggi. Sepanjang Januari-April 2017 impor mie instan asal negara tersebut yakni mencapai US$ 8,78 juta dengan volume 2,157 ton.

Sebagaimana diketahui, mie instan asal Korea Selatan tersebut didatangkan oleh 3 importir, salah satunya PT Koin Bumi. BPOM sudah meminta importir untuk menarik semua produk mie instan mengandung babi itu dari pasaran.

Kepala BBPOM Palembang, Arnold Sianipar mengatakan, setelah mendapat himbauan dari pusat menyangkut keempat Mie samyang yang mengandung DNA minyak babi. Pihaknya langsung turun untuk menelusiri.

Hasilnya, dari 872 jenis mie samyang pihaknya tidak menemukan yang mengandung DNA minyak babi di Palembang. “Dari pusat mengatakan ada empat mie samyang yang mengandung DNA minyak babi yaiti U dong, Ramen Kimchi, Yeul Ramen Dan Ramyun Black, Dan keempat Mie semyang tersebut tidak beredar di PALEMBANG,” ujarnya kemarin

Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan penelusuran ke lapangan baik distributor maupun pedagang retail.

“Kami telah memantau di 23 titik dak tidak ditemukan Mie Korea yang diduga mengandung DNA minyak babi, dan penelusuran InI akan berlangsung sampaI 22 Juni nanti,” katanya.

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini:
%d blogger menyukai ini: