Gapkindo : Harga Karet Tak Kunjung Membaik

19802 Views

KORDANEWS –Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel menilai kondisi karet alam dunia saat ini tengah menghadapi tantangan berat dengan menurunnya harga karet yang hanya dihargai 1,40-1,48 dollar AS per kilogram.

Ketua Gapkinodo Sumsel Alex K Eddy mengatakan, adanya tekanan dari pembeli terus berlanjut terutama dengan berkembangnya isu tingginya tingkat persediaan (melimpah) karet di negara konsumen, sehingga berdampak pada merosotnya harga pasaran karet dunia saat ini.

“Dalam dua bulan terakhir memang harga cenderung menurun. Minggu lalu harga 1,40 USD per kilo. Kemarin ada kenaikan sedikit di 1,48 USD per kilo. Dimana, harga terbentuk di pasar internasional,” kata Alex, kemarin

Harga karet global atau internasional cenderung menurun dikarenakan beberapa hal saat ini, diantaranya, stock berlebih di gudang buyer, dan dampak harga minyak bumi yang lemah ikut berpengaruh diharga karet.

“Selain itu, lesunya permintaan negara pembeli, dikarenakan belum pulihnya perekonomian negara mereka,” katanya.

Guna mengatasi berbagai tantangan, salah satunya soal harga, Alex menambahkan, Indonesia pun tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) dan Internasional Rubber Consortium (IRCo) bersama produsen utama karet dunia, Thailand dan Malaysia. Indonesia merupakan negara produsen karet kedua terbesar dunia, setelah Thailand.

“Kemendag terus melakukan diplomasi pada organisasi-organisasi karet internasional dan bekerja sama dengan negara-negara produsen utama karet dunia untuk menstabilkan harga karet internasional pada tingkat yang remuneratif bagi petani,” katanya.

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: