H-2 Lebaran, 25 Sopir Angkutan Umum Positif Narkoba

20203 Views

KORDANEWS – Sejak digelar Operasi Ramadniya Musi 2017 pada Senin (19/6) lalu, tercatat hingga H-3 hari raya Idul Fitri sudah 25 orang pengemudi angkutan umum digelandang aparat akibat positif mengonsumsi narkoba.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto berujar, selama tiga hari operasi pihaknya sudah melakukan 218 kali tes urine terhadap para pengemudi angkutan umum.

“Hasilnya 25 orang positif mengonsumsi narkoba dan harus diproses hukum. Kami pun akan memberikan peringatan keras terhadap PO-PO yang menaungi para pengemudi ini,” ujar Agung usai mengecek Pos Pam Ramadniya Polres OKI dj Mesuji Raya, Kamis (22/6).

Jumlah Pos Pam Ramadniya yang ada di seluruh Sumsel yakni 115 unit, yang terdiri dari 59 unit pos pengamanan, 33 unit pos pelayanan, serta 23 unit pos aju. Dengan menerjunkan total 4.758 personil yang terdiri dari 2.460 personil Polri serta 2.298 personil instansi terkait lain.

“Hingga saat ini jumlah kasus yang menonjol masih nihil. Ini harus tetap kita pertahankan hingga operasi selesai,” tuturnya.

Agung menjelaskan, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur mudik tahun ini yakni enam kejadian, dengan korban luka ringan empat orang, empat orang luka berat, dan satu orang meninggal dunia dengan kerugian materiil mencapai Rp30 juta.

Dibandingkan tahun lalu, jumlah laka yang terjadi enam peristiwa, lima luka ringan, dua luka berat, dan tiga korban meninggal dunia dengan kerugian materiil Rp6,7 juta.

Sementara jumlah kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat tercatat baru terjadi dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang melibatkan petugas Pos Pam Ramadniya. Jumlah tersebut jauh menurun dari total kejadian Ops Ramadniya tahun lalu yang berjumlah sembilan kasus.

Hingga H-3 Idul Fitri, tersisa 21 titik jalan yang masih rusak dari sebelum Ramadan berjumlah 48 titik. Hingga lebaran, saat ini satu titik lokasi dalam tahap pengecoran dan tiga titik lokasi terjadi jalan amblas atau akibat longsor.

Untuk di Jalan Lintas Tengah, sebanhak satu ruas jalan rusak di Kabupaten Empat Lawang, lima jalan rusak di Kabupaten Lahat, enam jalan rusak di Kabupaen Muaraenim, dan tujuh jalan rusak di OKU Timur.

Sementara untuk Jalan Lintas Timur sudah tidak ada jalan yang rusak dan aman dilalui pemudik.

Pihaknya telah menyiagakan petugas kepolisian serta dishub di titik jalan rusak, rawan kecelakaan dan rawan bencana agar masyarakat selalu diingatkan selalu waspada akan potensi kecelakaan atau bencana yang akan terjadi.

“Dalam operasi ramadniya ini pun, kami telah menangkap 153 preman yang meresahkan masyarakat, menyita sembilan pucuk senjata api rakitan, 18 bilah senjata tajam, 615.435 petasan, serta 16.515 botol miras,” ungkap Kapolda.

Editor: Janu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: