Ini Caranya Agar Daging Kurban Tetap Aman dan Sehat Dikonsumsi

68 Views

Daging, daging, dan daging. Hari Raya Idul Adha membuat banyak masyarakat merasakan daging kurban. Namun, perlu diingat juga cara mengolah daging agar tetap sehat dan aman untuk dikonsumsi. Berikut adalah beberapa tips dikutip dari Laman Ngemu cara memproses atau mengolah daging Qurban agar tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi oleh kita

1. Tidak menggunakan kantong plastik hitam untuk membungkus daging kurban sebelum didistribusikan. Kresek hitam yang bahan pembuatannya dari daur ulang memang tidak dianjurkan bersentuhan dengan makanan karena takut terjadi perpindahan bahan plastik ke dalam daging dan membahayakan jika dikonsumsi. Gunakan kantong plastik transparan atau lebih baik lagi plastik pembungkus gula.

2. Daging kurban juga tidak boleh terkena lantai, bersentuhan dengan kaki yang kotor maupun alas kaki. Setelah dipotong-potong, daging perlu diletakkan di tempat penyimpan agar tidak berpotensi terinjak manusia.

3. Memisahkan Daging dan Jeroan. Anjuran lainnya yang perlu diperhatikan adalah memisahkan jeroan hewan dengan bagian daging karena jumlah kuman penyakit jeroan jauh lebih banyak. Di tempat pemotongan hewan juga jeroan tidak dibersihkan terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebaiknya dipisahkan dari kantong plastik berisi daging. Jeroan yang dicampur akan mengakibatkan kontaminasi pada daging, menimbulkan bau dan mengotori daging. Daging yang dicampur dengan jeroan akan lebih cepat rusak. Oleh karena itu, seharusnya dipisahkan antara daging dan jeroan mulai dari pembersihan, penyimpanan, maupun saat pengolahan.

4. Menyimpan Daging dengan Benar
. Daging yang tidak segera dimasak harus disimpan dengan cara yang benar agar tetap segar. Caranya adalah dicuci bersih dengan air yang mengalir. Diusahakan dicuci dengan air yang bersih, baik air sumur maupun air PAM. Setelah dicuci bersih, daging bisa disimpan di freezer.

5. Mengolah Secara Higienis. Dalam mengolah daging kurban, kebersihan pisau dan alat-alat lain yang digunakan harus diperhatikan. Cuci terlebih dahulu alat-alat yang digunakan hingga bersih. Pisahkan antara daging dan jeroan, cuci secara terpisah. Saat memasak, hendaknya memasak daging hingga benar-benar matang. Hal ini untuk menghindari kuman yang dapat membahayakan kesehatan. Makanan yang diolah setengah matang, ada kemungkinan masih mengandung kuman dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh.

editor : awan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: