Jamkrida Sumsel Catat Kenaikan Signifikan dari IJP


KORDANEWS – PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukan performa kinerja yang postif. Tercatat, hingga Agustus nilai Imbal Jasa Penjaminan (IJP) mencapai Rp5,882 miliar atau naik hampir 100 persen di bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp2,995 milar.

Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta mengatakan, pencapaian ini membuat laba Jamkrida Sumsel telah mencapai Rp1,1 miliar. Perolehan laba ini naik lebih dari 140 persen, dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp450 juta.

“Hingga akhir tahun kami optimis laba bisa mencapai Rp1,5 miliar,” kata Askin, Selasa (26/9).

Untuk plafon penjaminan secara total baik produktif maupun non produktif mencapai sekitar Rp500 miliar dari total i 2.500 nasabah yang terjamin.

“Soal modal kerja memang saat ini masih kecil, sekitar Rp50 miliaran. Namun mudah-mudahan nanti pemegang saham akan memperkuat permodalan, sebab Jamkrida Kalimantan Selatan saja saat ini sudah mencapai Rp100 miliar,” katanya.

Selain itu, jika dibanding dengan DKI Jakarta, permodalan Jamkrida Sumsel masih cukup jauh. “DKI memang tinggi mencapai Rp400 miliar, kami berharap nantinya suntikan modal ke depan bisa mendorong kinerja lebih baik lagi,” katanya.

Untuk mendorong kinerja lebih potensial, Jamkrida Sumsel bersama dengan Jamkrida se Indonesia membentuk Forum Komunikasi Jamkrida Seluruh Indonesia (FKJ Selindo). Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta sendiri didaulat menjadi ketua FKJ Selindo.

“Kami memiliki tekad memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumsel ini agar lebih baik ke depan, ketika dipercayakan menjadi ketua, saya sendiri harus siap demi kemajuan Sumsel,” katanya.

Editor : mahardika

No related post!

Tinggalkan pesan