80 Persen Beras Asal Sumsel Lari Keluar, Kemana Saja ?

11531 Views

KORDANEWS – Hampir 80 persen dari total produksi beras Sumsel terjadi eksudus ke provinsi tetangga yakni ke Pekan Baru dan Jambi. Jumlah ini berpotensi bertambang mengingat adanya selisih HET beras yang berlakusaat ini.

Hal ini terungkat ketika acara workshop Tentang Tatakelola Perberasan Nasional yang digelar oleh Kemtrian Koordinator Bidang Perekonomian Kamis (28/9) di Hotel Horizo Ultima.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan Ir. Taufik Gunawan, M.Si mengatakan, eksodus beras sumsel terjadi karena adanya kelebihan stok beras yang ada di Sumsel, makanya harus didistribusikan ke beberapa provinsi tetangga hingga Jakarta dan Jawa.

Permasalhan lain yang terjadi menurut dia, adanya selisih penetapan HET antara Sumsel dan Jambi yang selisihnya Rp500 untuk beras medium dan premium. Kondisi ini tentu menjadi pemikat utama para pengusaha beras untuk menjual beras ke daerah yang HET-nya lebih mahal.

“Kami dari dinas terkait saat ini terus mensosialisasikan mengenai HET ini, jangan sampai ada pengusaha yang kena tangkap, mengenai harga dan penjualan yang dilakukan oleh pengusaha itu sudah menjadi hukum pasar,” jelas dia.

Eksodus beras Sumsel ke beberapa daerah juga dikuatkan oleh Kepala Perum Bulog Divre SumselBabel, Bakhtiar As. Menurutnya, adanya perbedaan HET antara daerah yang berdekatan menimbulkan potensi besar untuk terjadinya eksodus yang dilakukan oleh pengusaha.

“Kalau kita lihat dari penetapan HET ada disparitas harga yang cukup signifikan. Contoh HET SUmsel Lampung dengan daerah Jambi. Selisih harga mencapai 500 rupiah, inilah yang menimbulkan terjadinya eksodus besar beras asal sumsel banyak lari ke Jambi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini 50 persen beras asal Sumsel banyak dijual ke Riau dan 30 persen ke Jambi. Namun dengan sisa 20 persen masih cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras Sumsel.

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: