Belum Hadapi SFC, Mental Perseru Down ?

2012 Views

KORDANEWS – Jelang duel antara Sriwijaya FC (SFC) versus Perseru Serui dikabarkan mental tuan rumah tengah anjlok alias down. Hal itu disebutkan buah laga terakhir saat kalah menghadapi PS TNI skor 2-1.

Dilangsir dari goal.com Pelatih Perseru Serui Agus Yuwono mengungkapkan, performa anak asuhnya turun karena
kekecewaannya kalah oleh ulah disebutnya wasit memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah. Menurutnya, keputusan wasit berdampak besar terhadap mental pemain khususnya saat melanjutkan pertandingan kedepan yakni kontra Laskar Wong Kito mendatang.

“Kami dihampakan, yang ditakutkan bukan tim lawan. Namanya pengadil, tapi tidak adil. Yang jelas kami banyak sekali dirugikan, ditekan dari sisi mental. Saya tidak mengerti, ini tidak tahu atau tidak mengerti aturan, masalahnya di situ,” cetus Agus.

“Lawan melakukan pelanggaran bahaya dibiarkan saja. Saya tidak mengerti harus bilang apa, bagaimana kami meningkatkan kualitas, pelatih dituntut lisensi A AFC, tapi diberlakukan seperti ini. Terus terang saya tidak mau bicara soal pengadil. Saya bukan mengada-ada, saya bicara apa yang saya lihat.”

Agus menambahkan, Kuda Laut Jingga selalu menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak pernah dibantu wasit. Bahkan, pemain asing ikut mengomentari kepemimpinan wasit yang membuatnya bingung untuk menjawab.

“Kami selalu junjung fair play main di Serui, selalu berjuang. Saya tidak mengerti harus mendapat perlakuan yang sangat memalukan. Kalau menurut saya, sangat mengecewakan,” ujar Agus.

“Kami main dengan papan atas bisa menang dengan permainan, bukan dibantu seperti ini. Sangat mengecewakan kepemimpinan wasit. Pemain asing sampai bertanya bagaimana Indonesia bisa profesional, saya mau jawab apa?”

“Saya bangga sekali sama anak Serui ini. Mereka sangat bekerja keras tanpa bantuan, sekali saja kami tidak pernah dibantu. Bukan mengadu, tapi ini gambaran jiwa seorang pejuang.”

Sementara itu kapten kesebelasan Arthur Bonai mengaku telah melalui malam yang berat, karena melawan rekan satu kedinasan. Ia juga kecewa dengan hasil yang didapat Serui.

“Ini berat, karena menghadapi rekan-rekan saya sendiri dari dinas. Tapi bagi saya sepakbola adalah profesional, dimana tim yang saya bela saya membela mati-matian, cuma sedikit mengecewakan,” ucap pemain berpangkat sersan satu ini.

“Saya bersyukur teman-teman sudah kerja keras, namun hasilnya tidak memuaskan. Kami kalah, dan sama dengan pelatih laga ini tidak memuaskan.” tutupnya

editor : lintang

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

/* */