Sungai Musi Tercemar E-Coli

30083 Views

KORDANEWS – Banyaknya warga yang bermukim disepajang pinggiran Sungai Musi tak membuat kamar mandi atau WC, dan membuang tinja (air besar) langsung ke Sungai mengakibatkan Sungai Musi tercemar bakteri Escherichia colo (e-coli).

Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Sumsel, Arison Bambang, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/10).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menguji kualitas air sungai di provinsi itu di laboratorium pada tahun 2016 yang lalu. Pengujian menunjukkan beberapa parameter melebihi baku mutu, seperti e-coli, zat besi, dan deterjen.

“Memang pencemaran pada umumnya fluktuatif, tapi mayoritas sungai di Sumsel mengandung bakteri e-coli, sudah melebihi ambang batas,” katanya.

Arison menjelaskan bakteri itu muncul karena hasil pembuangan kotoran manusia atau tinja. Sebab, kebanyakan warga di Sumsel, terutama yang bermukim di pinggiran sungai, membuang air besar langsung ke sungai.

“Mereka tidak menggunakan WC, langsung nyemplung ke sungai. Itu makanya terkontaminasi e-coli,” ujarnya.

Menurutnya bakteri e-coli sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
Namun, air sungai yang tercemar bakteri itu masih bisa dikonsumsi dengan cara diolah terlebih dahulu.

“Memasak air harus cukup lama, mesti sudah mendidih tetap dibiarkan dimasak, bukan seperti air biasanya. Warga harus soal itu,” kata dia.

Agar bakteri e-coli bisa berkurang dan kualitas air sungai tetap terjaga, sambung dia, masyarakat harus menggunakan WC untuk buang air besar. Di sinilah peran instansi lain untuk membantu warga membangun fasilitas itu.

“Ini bicara soal kebiasaan. Ada kalanya walaupun sudah disediakan WC tapi masih saja banyak warga memilih buang besar di sungai, alasannya sudah terbiasa,” pungkasnya. (Ab)

Editor: Janu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

/* */