Jokowi Temui Ribuan Pekerja Konstruksi, Ini Bunyi Pesanya

13037 Views

KORDANEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini membuka acara percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Ada sekitar 9.700 tenaga kerja konstruksi yang akan melakukan sertifikasi secara serentak yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Ribuan tenaga kerja konstruksi yang terdiri dari tenaga terampil seperti tukang, mandor, surveyor hingga pengawas, dan ratusan tenaga ahli konstruksi ada yang hadir secara langsung dan ada yang hadir melalui video conference yang ditayangkan langsung di GBK.

Di depan ribuan tenaga kerja konstruksi yang hadir, Jokowi menjelaskan kenapa pemerintah sangat getol menggelontorkan ribuan triliun rupiah membangun infrastruktur.

“Yang saya banggakan para ahli tenaga kerja konstruksi yang hari ini berkumpul di GBK. Semangat Pagi! Semangat pagi! Semangat pagi!” ujar Jokowi membuka pidatonya di GBK, Jakarta, Kamis (19/10).

“Kita sekarang ini baru berada pada era kompetisi global. Kompetisi antar negara. Salah satu kunci memenangkan persaingan itu adalah pembangunan infrastruktur. Ini sangat basic. Kedua adalah Sumber Daya Manusia. Jangan bermimpi kita bisa berkompetisi dengan negara-negara lain kalau infrastruktur kita tertinggal,” jelas Jokowi.

Jokowi kemudian bertanya kepada ribuan pekerja bangunan yang hadir, apakah jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan hingga bandara yang dimiliki oleh Indonesia saat ini sudah lebih baik atau tidak dibanding dengan negara lain.

“Kita lebih baik atau tidak?” tanya Jokowi.

Serempak para pekerja yang hadir menjawab lebih baik. Jokowi kemudian menjelaskan, bahwa perbaikan ada setelah pemerintah saat ini mulai gencar melakukan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.

“Baru sekarang ini kita bangun-bangun terus kan? Itu untuk kejar ketertinggalan. Biaya transportasi di Indonesia itu dibanding negara tetangga saja seperti Singapura dan Malaysia masih 2-2,5 kali lipat mahalnya karena infrastrukturnya belum baik. Oleh karena itu, kita kerja siang dan malam untuk selesaikan ini,” tutur Jokowi.

Jokowi kemudian mengajak para pekerja konstruksi ini bisa meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti program sertifikasi yang dibuat. Kegiatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi diharapkan dapat menjadi pendorong peningkatan daya saing tenaga kerja konstruksi Indonesia.

Editor : maharika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: