Butuh Suntikan Modal PDAM Lahat, Baru Berjalan Maksimal

14921 Views
ist

KORDANEWS- Tirta Lematang Lahat, butuh penyertaan modal untuk ‘mengobati’ kondisi PDAM yang kini masih sakit. Persoalan yang menjerat mulai dari kondisi air, tidak adanya peta jaringan, pipa jaringan yang sudah uzur dan masih kurangnya jaringan ke pelanggan membuat PDAM Lahat, belum bisa maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. ‘Suntikan’ dana melalui penyertaan modal sangat dibutuhkan terlebih hingga saat ini retribusi yang diterima dari pelanggan belum bisa diandalkan.

“Ya harus kita akui saat ini masih banyak hambatan di PDAM bisa memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh warga. Mulai soal kerusakan dan tidak berfungsinya jaringan, tidak adanya peta jaringan yang menyebabkan banyaknya kebocaran dan permasalahan tersebut butuh dana hingga bisa diperbaiki,”ungkap Kepala PDAM Tirta Lematang, Lahat, Hermidi, SH. Minggu (22/10).

Untuk itu, dikatakakan Hermidi PDAM Lahat, butuh penyertaan modal setidaknya Rp11 miliar. Terkait hal tersebut, pihakya sudah membicarakanya baik kepada Pemkab Lahat maupun ke DPRD Lahat, dan sejauh ini mendapat dukungan. “Disisi lain agar bisa mendapatkan penyertaan modal harus dilakukan uadit keuangan. Makanya dalam waktu dekat ini kita akan undang akuntan publik independen dari Jakarta untuk mengaudit PDAM mulai tahun 2015 hingga 2016,”terangnya.

Ditambahkan Hermidi, dengan adanya peryertaan modal dirinya optimis target yang dicanangkan bisa tercapai dan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan air bersih dengan baik. Ia mengungkapkan Rp11 miliar yang pihaknya butuhkan bisa dikucurkan dalam empat tahun anggaran. Kendati demikian, saat inu sendiri pihaknya terus berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan dengan mengajak pegawai PDAM komitmen dalam bekerja, membenahi jaringan intek yang selama ini dipenuhi lumpur, memantau kebocoran dan membuat peta jaringan termasuk juga mengundangan akuntan publik. Pihaknya juga akan menerapkan aplikasi.

“Target kita di 2018 untuk didalam kota bisa menambah 10 jaringan dimana saat ini baru 4500. Menghidupkan kembali jaringan mati di kawasan Pasar Lama Lahat. Masuknya jaringan ke wilayah Kikim Area melalui intek kecamatan Pseksu dan tentunya kualitas air yang diberikan kepada masyarakat,”ujar Hermidi.

Untuk itu dirinya juga meminta dukungan semua elemen atas rencana tersebut. Apalagi, air sangat perlu dan menjadi nafas kehidupan untuk semua. “Ya kita minta maaf kalau sejauh ini belum maksimal. Tapi Bupati Lahat, H Aswari melalui PDAM Tirta Lematang terus berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”tambahnya.(Hs)

editor : awan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: