Cegah Kecurangan, Penyelengara Pemilu Harus Adil

31 Views

KORDANEWS – Setiap Pemilukada yang digelar lima tahun sekali rawan akan kecurangan yang terjadi mulai dari pengelembungan suara hingga money politik. Untuk itu agar Pemilukada berjalan dengan jujur dan adil maka setiap penyelengara pemilu jarus profesional dan pengawas harus aktif melakukan pencegahan pelanggaran yang terjadi.

“KPU sebagai penyelengara harus netral, dan tentu saja Bawaslu, Panwaslu hingga tingkat bawah harus melakukan pencegahan sedini mungkin, sehingga pemilukada serentak akan berjalan dengan baik,”kata Peneliti senior LIPI, Siti Zuhro, Senin (23/10).

Dikatakan dia,sebaiknya pemilih lebih cerdas dalam menyalurkan hak suaranya. Atau dengan kata lain pemilih tiakk hanya mengandalkan emosional semata, melainkan tahu juga konsekuensi terhadap pilihannnya.

“Kita berharap pemilih di Sumsel cerdas, bukan emosional saja, pilih pemimpin yang pro rakyat bukan karena uang dan lainnya,” ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap agar pelaksanaan pilkada serentak tahap tiga ini naik kelas. Tak ad kebohongan dalam berdemokrasi terutama bagi peserta pilkada.

“KPU dan Bawaslu wajib profesional. Tidak boleh memihak dan partisan. Kita harap juga parpol mampu hadir dengan mengusung pasangan calon yang jelas akan mampu memimpin baik di level provinsi maupun kabupaten/ kota,” imbuhnya.

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: