Produk Baja Lapis Bluescope Rambah Pasar Palembang

10830 Views

KORDANEWS -Seiring tingginya potensi pasar untuk atap metal dan rangka atap, PT NS Bluescope Indonesia Produsen baja lapis ringan kini memperluas pemasaran produk ke kota tuan rumah Asian Games 2018, Palembang

Presiden Direktur PT NS Bluescope Indonesia, Simon Linge mengatakan, saat ini kapasitas produksi pabrik perusahaan mencapai 250 ribu ton per tahun. Baik untuk memproduksi produk baja ringan tanpa lapis warna dan baja ringan berlapis warna.

“Kami telah menghadirkan produk Bluescope di 410 toko yang tersebar di beberapa kota, termasuk Palembang,” ujarnya.

Sementara itu, VP Marketing PT NS Bluescope Indonesia, Selly Dandel mengatakan pertumbuhan kebutuhan baja lapis di Indonesia meningkat hingga 5 persen per tahun. Untuk pihaknya sangat optimis dengan tingginya potensi pasar untuk baja Lapis.

“Kami optimistis dengan tingginya potensi pasar untuk baja lapis ringan karena adanya pertumbuhan ekonomi yang diasumsikan sebesar 5,54 persen dan adanya rencana pembangunan strategis,” ujarnya saat peluncuran Bluescope Store di Palembang.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah menganalisa beberapa indikator di Kota Palembang, yang di yakini dapat mendorong penjualan produk baja lapis.

“Sektor ritel di Palembang tumbuh 2,4 persen dibanding tahun lalu, daya beli konsumen meningkat dan tak kalah penting adanya pertumbuhan jumlah kelas menengah ke atas,” paparnya.

Bluescope Indonesia sendiri merupakan perusahaan patungan dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation itu, memiliki pabrik di Cilegon, Banten dengan rincian kapasitas produksi 210 ribu ton per tahun untuk baja lapis logam dan 55 ribu ton per tahun untuk baja bercat.

Untuk di Kota Palembang, Bluescope bekerja sama dengan mitra lokal, yakni PT Duta Mulia Palembang untuk membuka Bluescope Store untuk memudahkan konsumen mendapatkan dan mengidentifikasi produk berkualitas.(Ab)

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: