Napi Kendalikan Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia

15278 Views

KORDANEWS – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penangkapan kurir narkoba asal Aceh yang dipasok dari bandar Malaysia. Penangkapan tersebut hasil kerjasama antara BNN Provinsi Aceh dan kepolisian setempat sehingga menggagalkan narkotika dari Penang, Malaysia ke Aceh.

“Kita sudah kerjasama dengan beberapa negara, kita sudah dapat informasi itu,” kata Kepala BNN Budi Waseso di Kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, dilansir Okezone, Kamis, (09/11/2017).

BNN kemudian bekerjasama dengan pihak kepolisian, Bea dan Cukai dan TNI menelusuri informasi tersebut dan menangkap seorang tersangka berinisial UD di kawasan Idie Rayeuk, Jalan Lintas Medan-Banda Aceh. Saat ditangkap UD membawa lima bungkus sabu seberat 5.427,98 gram dengan sepeda motor.

Berdasarkan informasi dari UD mengaku diperintah oleh MI (di Malaysia) untuk menerima barang yang dibawa dari Penang menuju Idie Rayuek dengan menggunakan kapal nelayan. Lalu BNN menangkap tersangka lain yakni RA di kawasan Dusun Tanjung Mulia, Desa Alue Dua Muka O Kecamatan Idie, Rayeuk Aceh Timur. Dari RA ada 133 bungkus sabu dan 1 bungkus pil ekstasi.

“Ini dikubur, begitu masuk ditanam oleh oknum para penampung ini di dalam tanah modusnya ditanam sekarang. Kita yakin yang sudah ditanam banyak ini di wilayah kita. Ada juga yang disamarkan dengan kelapa sawit, jadi barang itu ditumpuk dengan sawit sehingga mengelabuhi petugas,” ucap Buwas.

Sebelum menangkap RA, BNN mengamankan 33 bungkus sabu dan satu bungkus pil ekstasi yang disimpan dalam box ikan yang baru diterima dari seorang awak kapal di Pelabuhan Idie Rayeuk. Kemudian BNN kembali mengamankan ABR saat melakukan transaksi di Pom Bensin Bukit Tinggi. Juga FRZ yang membawa 30 bungkus sabu seberat 38.911,06 gram dan 1 bungkus happy five sebanyak 10 ribu butir.

“Ini semuanya satu jaringan yang dikendalikan dari dalam lapas di Langsa oleh seorang narapidana Dulah,” terangnya.

Buwas mengatakan, ini menjadi bukti bahwa para pelaku tidak pernah jera meski sudah ditangkap namun tetap mengendalikan dari dalam tahanan.

“Ini membuktikan kesekian kalinya pelaku narkoba ini tidak pernah jera tidak pernah henti walaupun ada di dalam tahanan,” ungkapnya.

Editor: Janu

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: