Pipa Milik Medco Bocor, Ratusan Warga Merugi

12987 Views

KORDANEWS – Diduga akibat korosi (berkarat), pipa minyak mentah milik PT Medco E&P yang ada di Desa Suka Maju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, mengalami kebocoran. Akibatnya, rembesan minyak mentah tersebut masuk ke dalam kolam milik warga hingga menyebabkan ikan yang dipelihara banyak yang mati.

Dari informasi yang didapat, kolam warga tercemar oleh minyak mentah sejak Jumat (10/11/2017) sampai sekarang, membuat warga takut menyalakan api termasuk memasak, karena bau minyak tersebut sangat menyengat. Bahkan, warga melarang pihak PT Medco E&P melakukan pembersihan sebelum ada kesepakatan.

“Rumah kami berada persis di samping lokasi pipa yang bocor. Jadi kami terpaksa menumpang di rumah tetangga untuk menanak nasi,” ungkap Suryati, warga Desa Suka Maju, Senin (13/11).

Hal ini juga dibenarkan oleh Kades Suka Maju, Rudini. Menurut dia, kejadian ini murni kelalaian, dan pihaknya meminta pihak Medco selaku pemilik pipa minyak untuk bertanggung jawab.

“Coba lihat sendiri dilapangan, dalam kolam warga banyak ikan yang mati. Bahkan, getah karet yang direndam warga juga terkena minyak. Belum lagi pencemaran lingkungannya, karena minyak mentah itu mengalir ke sungai lantaran tersiram air hujan dan menyebar,” tandasnya.

Dikatakan Rudini, jika kejadian seperti itu bukan yang pertama kali.

“Sudah dua kali ini, pertama pipa milik Pertamina Pendopo yang bocor sekitar enam bulan lalu, tempatnya tidak jauh dari lokasi sekarang. Kali ini pipa milik Medco, kalau belum ada kesepakatan dari pihak perusahaan mengenai pertanggung jawaban atas kerugian warga, kami melarang pihak perusahaan untuk melakukan pembersihan, karena kami sudah bosan dengan janji-janji,” tegasnya.

Sementara itu, pihak PT Medco melalui press release yang dikirim Manager Institusional Relations Medco E&P Indonesia West Asset, Sutami, hanya menyebutkan pihaknya telah menangani pipa yang bocor, tetapi tidak menyebutkan penyebab bocornya pipa itu.

“Kejadian ini akan kami pelajari agar bisa dihindari kedepannya. Perusahaan akan bermusyawarah mufakat untuk menyelesaikan kejadian ini sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya. (Ari)

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: