‘Serbu’ Kantor Bupati Muara Enim, Warga Tagih Janji Soal Angkutan Barubara

10474 Views

KORDANEWS – Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Persatuan Masyarakat Marga Belimbing sambangi Kantor Bupati Muara Enim, Kamis (30/11). Hal ini mereka lakukan untuk memprotes pemerintah yang membiarkan angkutan batubara melintasi jalan umum dalam wilayah Muara Enim.

Pantuan Kordanews.com dilapangan, massa tiba dikantor Bupati Muara Enim dengan barangkat menggunakan bus. Kedatangan massa sudah disambut penjagaan ketat oleh puluhan personil kepolisian Polres Muara Enim serta anggota Satuan Pol PP yang sudah berjaga.

Koordinator Aksi Lapangan, Kusnadi mengatakan kedatangan mereka untuk menagih janji dan solusi pemerintah terkait keluhan mereka karena beroperasinya anggkutan batubara dijalan umum. Menurutnya keberadaan angkutan batubara sudah sangat meresahkan, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak pemegang kepentingan.

“Kami sudah jenuh dengan janji pemerintah yang kini belum berani meningak tegas angkutan batubara, kami harapkan supaya segera mungkin di stop angkutan batubara memakai jalan negara karena berdampak buruk bagi masyarakat,”kata Kusnadi.

Massa juga menyuarakan agar armada yang melebihi muatan juga ditindak. Hal ini juga diatur sesuai surat perintah Bupati Muara Enim No” 555.11/1179/Perhub/2014.

“Sudah banyak angkutan kapasitas diluar muatan dibiarkan saja melintas, akibatnya banyak jalan yang rusak dan hancur,”tegasnya

Kusnadi juga menyebut, selain melintasi jalan negara, saat ini angkutan batubara juga melintas di jalan desa-desa. Padahal hal tersebut tidak ada dampak baiknya bagi masyarakat desa.

“Kita ingin pemerintah kembali Jalankan UU 33 Ayat 3, stop perusahaan yang menguras sumber daya alam,”ucapnya.

Sementara, Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Zulkarnain SH SIK mengatakan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pihak nya telah melakukan pengamanan dan menerima aspirasi para pendemo yang ada.

“Kita sudah melakukan kordinasi dengan pihak pemerintah daerah, agar dapat menerima dan melayani mereka (pendemo, red), daripada nanti mereka datang dengan masa yang lebih besar, lebih baik kita ambil tindakan agar masalah nya tidak membesar,” ujar Zulkarnain kepada Kordanews.com.

Sesaat menyampaikan orasinya, puluhan massa kemudian diajak menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan Pemkab Muara Enim. (Ari)

Editor : mahardika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

%d blogger menyukai ini: