Layanan Publik BKIPM Palembang Dapat Nilai A


KORDANEWS – Sebagai salah satu unit pelayanan publik di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan di Sumatera Selatan. Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II (BKIPM) Palembang pada tahun 2017 mendapatkan nilai positif A.

“Penilaian itu dari masyarakat dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 94,59 atau kategori A “ Sangat Memuaskan”.Kata Kepala BKIPM II Palembang Giri Pratikno saat diwawancarai.

Menurutnya bahwa penilaian masyarakat Sumsel dilakukan dua periode. Diantaranya pada periode pertama Januari hingga April 2017, dan untuk periode kedua dilaksanakan September sampai November 2017.

“Kita juga penilaian ini menggunakan metode yang mengacu pada Peraturan Menteri PAN RB Nomor 14 tahun 2017, tentang pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat pada Unit Pelayanan Publik pada tahun 2017, “ucapnya.

Dalam hal pelayanan BKIPM Palembang mengeluarkan beberapa inovasi salah satunya menghilangkan system pembayaran jasa karantina hand to hand antara petugas dan pengguna jasa dengan mengganti menggunakan system pembayaran elektronik.

“Ini untuk mencegah terjadinya peluang perilaku korupsi di lingkup dinas BKIPM Palembang, “ungkapnya.

Lebih lanjut Giri menjelaskan untuk penilaian ini pihaknya juga melakukan hal lain dengan mensertifikasi semua sistem pelayanan baik itu sertifikat penerbitan Ekspor, dan sertifikasi Penerbitan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) Unit engolah Ikan.

“Pengajuan dan Penerbitan Sertifikasi Cara Karantina Ikan Yang Baik (CKIB) sudah melalui sistem Online. Sehingga sangat mudah, cepat dan efisien bagi masyarakat / pengguna jasa untuk menggunakannya, “jelasnya.

Tak lupa Giri mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan yang tinggi kepada masyarakat yang telah menggunakan jasa BKIPM Palembang. Sesungguhnya hal yang lebih sulit diakuinya adalah mempertahankan kualitas layanan itu sendiri.

Untuk itu ia mengharapkan agar masyarakat dapat memberikan banyak masukan saran atau kritik yang membangun untuk perbaikan layanan yang tiada henti di kemudian hari.

“Kami tidak berpuas hati walaupun telah mendapatkan nilai A, dikarenakan pelayanan bukan berhenti di nilai A tetapi harus ditingkatkan lagi dengan masyarakat memberikan sebuah saran atau kritik kepada kami agar pelayanan kami terus dapat memberikan terbaik dan terbaik untuk masyarakat,”tukasnya.(Ab)

editor : awan

No related post!

Tinggalkan pesan