Mularis : SK Pemecatan Itu Ilegal


KORDANEWS – Ketua umum partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), memecat Mularis Djahri sebagai ketua dan Zakariah Abbas sebagai Sekretaris, DPD Hanura Sumsel. Pemecatan ini, buntut “pembangkangan” penolakan Hanura Sumsel dalam keputusan DPP di Pilgub Sumsel.

Menanggapi hal ini, Mularis Djahri menyatakan tetap akan menjalankan roda partai.

“Ya, yang bisa pecat aku itu, hanya Wiranto (Ketua Dewan Pembina Hanura) berdasarkan AD/ART partai dan diplenokan. Kemudian ditandatangani Sekjen dan Ketum, bukan Waksekjen. Itu ilegal,” kata Mularis, Minggu (14/1).

Selain itu, Mularis juga mempersilahkan Hendri untuk membuat pengurus sendiri di DPD, dan dirinya tidak ambil pusing ataa putusan yang dianggapnya ilegal itu.

“Biarkah dia mecat, buatlah DPD sendiri. Langkah kedepan jalan saja, dan pasti ketua dewan pembina akan ambil langkah dan kenapa repot-repot,” katanya.

Seperti diketahui, perseteruan Mularis Djahri dengan DPP Partai Hanura ini dipicu pasca keluarnya SK DPP yang mengusung Paslon Cagub Sumsel Herman Deru dan Bacawagub Mawardi Yahya.

Dirinya menganggap sebagai kader Hanura yang didukung partai Golkar maju Pilwako Palembang. Secara etika politik dirinya dan partai wajib mendukung Dodi Reza Alex yang juga Ketua DPP Partai Golkar untuk pemilihan gubernur Sumsel.

Bahkan, Mularis mengecam kepada kader partainya untuk tidak menghadiri Deklarasi Paslon Cagub Sumsel Herman Deru dan Bacawagub Mawardi Yahya. Bagi yang tidak mengindahkan seruannya akan disanksi.

Mularis pun bersama kadernya terang-terangan malah menghadiri deklarasi Paslon Cagub Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas di Monpera dan ikut mengantar paslon ini mendaftar ke KPU Sumsel.

Editor : mahardika

No related post!

Tinggalkan pesan