Waduh Hanya Satu Poin


KORDANNEWS- Sriwijaya FC (SFC) kembali tampil buruk dengan memperoleh satu poin setelah ditahan imbang PersebayaSurabaya skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya,Minggu (22/4)malam.

Satu gol semata wayang Laskar Wong Kito di cetak oleh Alberto Gonzalves menit ke 45. Lalu tim Persebaya di cetak Da Silva menit ke 11.

Niat untuk memperbaiki peringkat klasemen pupus. Alhasil SFC lagi-lagi terancam duduk diperingkat ke-13. Sebab naik dua papan di urutan ke 10 pasca mendapatkan satu poin. Namun masih ada beberapa tim yang belum berlaga Persela Lamongan dan Bahyangkara FC dengan 5 poin. Tentunya bisa mengeser SFC keposisi awal.

“Kita terlalu bersemangat hingga terlalu mengikuti ritme tim lawan,”kata Pelatih SFC Rahmad Darmawan

Tapi RD berjanji akan memaksimalkan laga berikutnya. Ia juga akan melakukan evaluasi terhadap anak asuhnya. “Secara keseluruhan pemain sudah optimal. Mau bagaimana lagi beginilah sepakbola,”ujarnya singkat

Sementara itu Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera mengaku kurang senang. Lantaran seharusnya anak asuhnya mendapatkan tiga poin. Selain gagalnya eksekusi penalty menit ke 60 membuatnya kecewa.

“Kita seharusnya bisa memaksimalkan laga ini. Tapi hanya kurang beruntung saja,”ujarnya.

Dilanjutkannya Laskar Wong Kito disebutnya tidak bisa berkembang. Hanya saja semangat tim tamu membuat anak asuhnya sedikit sulit mencari cela. “Tapi saya juga tidak ada masalah kita mendapatkan satu poin. Satu poin dikandang tidaklah buruk,”tuturnya.

Meski berstatus klub promosi Liga 1 2018, namun Persebaya membuktikan diri sebagai tim yang tidak bisa diremehkan. Sebagai bukti, hingga pekan 4, klub asal Surabaya ini nangkring di peringkat 2.

Sriwijaya FC yang menyambangi markas Persebaya pun sempat merasakan taji The Green Force. Laga baru memasuki menit 10, Persebaya membuka keunggulan melalui striker David Da Silva.

Berawal dari Marckho Sandy Merauje yang kehilangan bola di lini tengah, bola yang dibawa Misbakun Solikin di sisi kanan pertahanan SFC diumpan ke arah David Da Silva yang berada di depan kotak penalti.

Meski sendirian, David Da Silva percaya diri mengelabui sedikitnya tiga pemain belakang SFC sebelum melepaskan sepakan mendatar diagonal ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Teja Paku Alam.

Tertinggal 1 gol, SFC berusaha mengejar. Sayang, beberapa kali pemain depan SFC terjebak perangkap offside yang dilakukan sangat baik oleh pemain bertahan Persebaya.

Namun upaya keras Vizcarra dkk akhirnya menemui hasil di menit 44. Diawali pemain Persebaya yang terpeleset di sisi kiri pertahanan sendiri, bola berhasil dikuasai Yuu Hyun-koo dan langsung dikirimkan kepada Alberto Goncalves yang berada di kotak penalti.

Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Persebaya yang tak menduga mendapat serangan mendadak, Beto melepaskan sepakan keras ke tiang jauh dan gol. Kedudukan pun kembali sama kuat 1-1. Hingga wasit Rihendra Purba mengakhiri babak pertama, tak ada lagi gol tercipta.

Sementara itu di babak kedua pola permainan kedua tim hampir sama seperti babak pertama. Baik ritme dan tempo kedua tim tidak menyurutkan tensi pertandingan. Bahkan skor pun tidak berubah sampai wasit meniupkan peluit skor 1-1 pada pekan ke lima Liga 1 Indonesia.

editor : lintang

No related post!

Tinggalkan pesan