Harnojoyo Bangga Tradisi Ziarah Kubro Terus Dipertahankan


KORDANEWS – Tradisi keagamaan dalam menyambut bulan Ramadan di Kota Palembang atau yang dikenal dengan Ziarah Kubro selalu ramai dikunjungi umat muslim dari berbagai daerah hingga berbagai negara.

Panitia Haul dan Ziarah Kubro, Habib Mahdi Syahab Haul menyampaikan, kegiatan ini sudah berlangsung tiga hari sejak tanggal 4 hingga 6 Mei.

Dimana, kegiatan ini dihadiri ribuan umat muslim dari berbagai negra seperti Singapura, Brunei Darussalam, Yaman, Malaysia hingga Arab Saudi.

“Setiap tahun, umat muslim dari berbagai negata hadir. Dan ini sudah menjadi tradisi,” jelasnya.

Ziarah Kubro sendiri dipusatkan di Kampung Sei Bayas, pemakaman Al Habib pangeran Syarif Ali Bsa terus dilanjutkan ke Kawah tungkurep yang merupakan kompleks pemakaman Pengeran Syarif Ali. Termasuk makam para ulama pada massa kesultanan di Kota Palembang saat menyebarkan ajaran agama Islam.

Selain itu, beberapa peserta dari mancanegara, ada juga yang ke beberapa lokasi wisata religi di Telaga Sewidak 14 Ulu dan Makam Ki Marogan.

Turut hadir Walikota Palembang non aktif H. Harnojoyo diantara ratusan ribu umat islam pada minggu (6/5/2018).

“Saya takjub dan bangga dengan kekompakan umat muslim di Palembang melalui kegiatan ziarah kubro yang aktif dilaksanakan setiap tahun menjelang puasa. Kehadiran saya hari ini, sebagai bentuk apresiasi terhadap wisata religi yang telah mendunia ini,” jelasnya.

Harno menambahkan, ziarah kubro adalah bentuk keimanan umat muslim tanah air, dalam mengingat para pejuang agama Islam di Kota Palembang.

Apalagi kegiatan ziarah kubro, sejalan dengan visinya mewujudkan Palembang Emas Darussalam 2018-2023.

Selain sebagai identitas kota Palembang Darussalam yang madani, Ziarah kubro menjadi daya tarik tersendiri untuk memancing wisatawan datang ke Palembang.

Baca Juga :   Enam Gerbong LRT Tiba di Palembang

“Berapa banyak wisatawan yang hadir kesini saat ziarah kubro, sebagai kota yang sangat bergantung terhadap tamu yang datang, tentu kegiatan ini membawa berkah,” ungkapnya.

Sementara itu, terlihat Iring-iringan marawis dan salawat bersahutan di sepanjang jalan di Kampung Sei Bayas menuju pemakaman ulama di Kawah Tengkurep. (Vic)

Editor : mahardika

palembang

Posting Terkait

Tinggalkan pesan