Tuntut Ganti Rugi, Warga Tutup Akses Tambang Batubara


KORDANEWS – Belum adanya kesepakatan antara warga Desa Banjarsari dan PT Banjarsari Pribumi (PT BP) tampaknya membuat warga geram. Pernyataan warga pada pertemuan, Jumat (4/5) lalu yang akan menutup akses jalan perusahaan dibuktikan pada Senin (7/5).

Bahkan, untuk menutup akses kendaraan perusahaan warga memasang tenda dan membawa peralatan memasak di jalan pintu masuk perusahaan.

Perwakilan warga, Erwinsyah menegaskan aksi yang dilakukan puluhan warga tersebut lantaran tuntutan pembebasan lahan seluas 72 hektar untuk meminta ganti rugi Rp 200 ribu permeter belum dipenuhi. Menurutnya, pihak perusahaan hanya menawar Rp 15 ribu, dan Rp 7 ribu permeter.

“Ya memang sudah beberapa kali dilakukan pertemuan. Tapi belum ada titik temu. Perusahaan masih bertahan dengan keinginan yang tak disepakati warga,”terangnya.

Warga sendiri, tegasnya, akan bertahan dan bermalam di lokasi lahan yang sudah diratakan olen pihak perusahaan tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini dibuat sudah ada pertemuan antara warga dengan perwakilan perusahaan yakni Heri, Kepala Teknis Perusahaan. Kendati demikian, belum diketahui apa hasil pertemuan tersebut.

Sementara, atas aksi tersebut pihak Polres Lahat, terlihat berada di lokasi untuk memastikan kondisi berjalan kondusif.

Editor : mahardika

lahat peristiwa

Posting Terkait

Tinggalkan pesan