Usai Memaki Perawat di FB, Akhirnya Siti Minta Maaf


KORDANEWS – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara sempat geram atas postingan pemilik akun Facebook (FB) “Style Taufik” bernama Siti Marsijun di media sosial.

Sebab status yang di posting melecehkan profesi perawat dengan menyebutkan kata-kata “KACUNG” akhirnya sepakat berdamai. Perdamaian dilakukan di Polres Lubukinggau, dihadapan Wakapolres, Kompol Zulkarnain, dihadiri oleh Ketua PPNI Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara, serta anggota PPNI.

Kemudian langkah diambil oleh pihak PPNI dengan mengelar jumpa pers di sekretariat PPNI Cabang Kota Lubuklinggau di Jalan Lapter Kelurahan Air Kuti Kecamatan Timur 1 Kota Lubuklinggau Senin (7/5/2018).

Dihadiri oleh pemilik akun Style Taufik yakni Siti Marsijun, secara langsung meminta maaf kepada seluruh perawat di Indonesia, karena postingannya yang melecehkan profesi perawat. Hal itu dilakukan karena bawaan emosi dan khilaf dan ketidaktahuan terhadap profesi perawat.

“Saya secara pribadi memohon maaf sebesar-besarnya atas stts yang saya upload beberapa hari yang lalu, itu tepatnya tanggal 30 April 2018 pukul 22.15 WIB. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena saat itu saya sangat emosi dan khilaf. Maaf kan saya karena saya kurang begitu memahami profesi perawat. Dan kepada pengurus dan anggota PPNI seluruh Indonesia saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,”katanya.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa dirinya sangat menyesal atas perbuatannya dan berharap masyarakat tidak meniru apa yang telah diperbuatnya.

Sementara itu, Ketua PPNI Kota Lubuklinggau Jhon Feri mengatakan pihaknya pun sudah memaafkan Siti atas perbuatanya yang sudah mempostingkan di duga menghina profesi perawat.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang ada supaya tidak mudah mempostingkan yang sifatnya untuk menghina orang lain ataupun menyinggung profesi seseorang. Sebab untuk di rumah sakit sudah ada kotak saran untuk menyampikan keluhan terkait apapun.

Baca Juga :   Izin Kerja Kelompok, Gak Taunya Siswi SMK Ini Kencan dengan Om-om

“Awalnya, kami sangat kesal dibuatnya apalagi postingan ibu Siti hingga ke nasional, bahkan sempat akan diseret ke jalur hukum namun melalui Wakapolres Lubuk Linggau akhirnya ditempuh jalur damai dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh ibu Siti,” katanya.

‎”Ibu Siti meminta maaf, merasa bersalah terhadap apa yang telah ia posting di FB, berjanji tidak akan mengulanginya perbuatanya lagi, bersedia meminta maaf dimedia sosial FB, bersedia meminta maaf kepada seluruh perawat di media massa,” tambahnya.(Era)

Editor : mahardika

peristiwa

Posting Terkait

Tinggalkan pesan