Rekonstruksi Pembunuhan Sopir Go-Car, Poniman Bantu Hengki Jerat Leher Korban


KORDANEWS- Guna melengkapi berkas kasus pembunuhan sopir taksi online, Alm Tri Widyantoro (45) pada Februari lalu. Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel, menggelar rekonstruksi yang di lakukan di Mapolda Sumsel, Selasa (8/5).

Sebanyak 16 adegan rekontruksi dilakukan oleh tersangka Tyas (19) serta Bayu (20) dan Poniman (21) Hengki (21) yang di perankan oleh petugas. Adegan dimulai dengan Bayu dan Poniman mendatangi kosan Tyas di Jalan Kapten Answar Way Hitam Kecamatan Ilir Barat I.

Dari rekonstruksi tersebut diketahui, sebelum melancarakan aksi empat tersangka menyusun tugasnya masing-masing. Dimana tersangka Hengki mengambil tali tambang jemuran di belakang kosan Tyas tersangka Bayu memesan Go-Car melalui hp Poniman. Korban menunggu di luar sambil menelpon tersangka jika sudah sampai di lokasi di kosan.

Sampai di lokasi areal perkebunan sawit Tanjung Lago tersangka Bayu menyuruh berhenti sambil bepura-pura memberi uang kepada korban, tidak lama dari belangkang tersangka Hengki mengeluarkan tali dari saku celana yang sudah di persiapkan dan langsung menjerat leher korban.

Tersangka Tyas langsung menutup mulut dan memegangi tangan korban, lalu tugas Poniman membantu Hengki menarik tali tambang dari belakang untuk mejerat korban hingga mati. pelaku pun mengambil Hp dompet korban dan mengambil. Mayat dibuang kearah rawa-rawa tidak jauh dari lokasi hingga ditemukan hampir dua bulan lama sekitar Maret.

Kanit I Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel, Kompol Antoni Adhi mengatakan, keempat tersangka sebelum menghabisi korban mereka terlebih dahulu merencanakan aksinya dari mulai memesan hingga membunuh dan menjerat leher korban dengan tali tambang dan akhirnya membuang mayat korban dirawa – rawa di kawasan Parit Enam, Sungsang, Kabupaten Banyuasin.

Baca Juga :   Bos Miras Oplosan yang Hebohkan Jabar Tertangkap di Sumsel

“Korban dibunuh dalam adegan 6A sampai 6G dan adegan ke 7, setelah rekonstruksi ini dilakukan baru berkas perkaranya akan kami limpahkan ke Kejaksaan,”pungkasnya.(Dik)

Editor : mahardika

kriminal

Posting Terkait

Tinggalkan pesan