Soal Dugaan Politik Sembako, Panwaslu Muara Enim Jawab Begini


KORDANEWS – Terkait dugaan money politic dengan modus bagi-bagi sembako yang dilakukan oleh istri salah satu paslon pemilukada Kabupaten Muara Enim periode 2018/2023 yang dilaporkan oleh kuasa hukum paslon nomor urut satu, Riasan Syahri ke panwaslu beberapa minggu lalu langsung dijawab oleh Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Muara Enim, Suprayitno.

Dalam surat yang dikeluarkan panwaslu tertanggal 15 Juni 2018 dengan nomor temuan 05/LP/PB/Kab/06.08/VI/2018 menyebutkan bahwa laporan yang dilakukan oleh kuasa hukum paslon nomor urut satu, Riasan Syahri SH tidak dapat diteruskan/ditindaklanjuti, karena menurut panwaslu laporan tersebut bukan sebuah pelanggaran.

“Hal itu tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilihan,”ujar Suprayitno dalam suratnya.

Hal itu dilakukan berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan yang masuk dan hasil kajian Pengawas Pemilihan, maka laporan tersebut tidak bisa diteruskan.

Sebelumnya istri pasangan calon dengan inisial TT dilaporkan Kuasa Hukum pasangan calon nomor urut satu, karena diduga melakukan money politic yakni dengan cara membagikan sembako.

Namun hal itu dibantah oleh yang bersangkutan, dijelaskanya bahwa hal itu dilakukan karena hubungan persaudaraan dan memang betul ingin berbagi karena saat itu yang menerima sembako sedang sakit. (Ari)

Editor : mahardika

Muaraenim pilkada politik

Posting Terkait

Tinggalkan pesan