Ilham Tega Garap Istri Teman Sendiri Dua Kali Saat Suaminya Bekerja


KORDANEWS – Ilham (28) benar-benar biadab. Dia tega memerkosa TR (28) yang tidak lain istri teman bekerjanya.
Ilham dan suami TR sama-sama bekerja di PT Jabontara Eka Karsa (JEK), Kecamatan Batu Putih, Kalimantan Timur.

Selam ini, TR dan suaminya memang tinggal di mes Ilham di Sungai Raya Divisi I. Ilham sendiri melakukan perbuatan asusilanya pada 30 dan 31 Mei 2018 lalu.

Berdasar hasil pemeriksaan, Ilham memerkosa TR pada 30 dan 31 Mei 2018 lalu. Ilham melancarkan perbuatan tidak terpujinya ketika suami korban memanen kelapa sawit di perkebunan PT JEK.

“Dia dua kali diperkosa ketika suaminya pergi bekerja pada hari Rabu dan Kamis lalu,” kata Kapolsek Bidukbiduk AKP Herman sebagaimana dilansir laman Prokal, Kamis (7/6) lalu.

Ilham diduga memang sudah merencanakan perbuatannya sehingga rela menunggu suami korban pergi.
Herman mengatakan, TR sempat melawan. Namun, korban tidak berdaya karena dicekik.

“Waktu suami korban berangkat kerja, pelaku mengambil kesempatan dengan tidak turun kerja. Sehingga niat menyetubuhii korban terlaksana. Apalagi, korban juga memiliki keterbelakangan mental,” tambah Herman.

Ilham lantas mengulangi perbuatan tidak terpujinya pada keesokan harinya.
TR yang tidak tahan dengan ulah Ilham lantas bercerita kepada para tetangga.
Setelah itu, TR menceritakan ulah Ilham kepada suaminya. Suami korban langsung mendatangi pelaku yang saat itu tengah berada di kantor Sungai Raya PT JEK.

Petugas keamanan bisa menenangkan suami korban sehingga aksi yang tak diinginkan tidak terjadi.

Manajemen perusahaan pun meminta suami korban untuk membuat laporan remi ke Kantor Polisi Sub Sektor Batu Putih pada 4 Juni lalu.

“Dia melaporkan istrinya telah diperkosa dan pelaku langsung diamankan polisi,” tutur Herman.

Baca Juga :   Kakek Bejat di Lahat Tega Cabuli Cucunya Sendiri

Saat ini Ilham harus mendapat ganjaran atas perbuatannya. Ilham telah diamankan dan dipindahkan ke Mapolres Berau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pelaku kami pindahkan ke polres. Dia dikenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tegas Herman.(net)

Editor : mahardika

asusila

Posting Terkait

Tinggalkan pesan