LSM BPAN Sumsel Laporkan Dugaan Pelanggaran Minerba 

KORDANEWS  — Rombongan DPD Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumsel mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Selasa (28/1).

 

 

 

Kedatangan mereka untuk melaporkan temuan DPD Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumsel terkait pelanggaran Undang – undang No 4 tahun 2009 tentang Minerba yang diduga telah dilanggar CV CS yang beroperasional diwilayah hukum Polres Muara Enim, Polres OKU dan Polres OKU Timur.

 

 

 

Ketua Investigasi Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumsel Yongki Ariansyah SH mengatakan pengangkutan batubara yang dilakukan oleh CV CS seharusnya memiliki dokumen berupa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

 

 

 

“Namun dari hasil investigasi yang kami lakukan beberapa hari lalu, kami hanya menemukan dokumen CV CS hanya sejenis nota berupa jumlah angkutan batubara, nama sopir dan plat nomor kendaraan dan berapa tonase muatan yang dibawa,”kata Yongki usai menyerahkan laporan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel.

 

 

 

Disebutkan Yongki, CV CS sendiri dalam pengangkutan batubara mengoperasikan dua jenis mobil yakni mobil truk engkel dan truk tronton dengan muatan dari 25 sampai 40 ton. Ketika CV CS tidak memiliki izin resmi jelas merugikan pemasukan negara.

 

 

 

“Sehingga apa yang dilakukan oleh CV CS negara dirugikan. Untuk itu kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti dugaan pelanggaran Undang undang No 4 tahun 2009 yang dilakukan oleh CV CS,”tambahnya.

 

 

 

Saat disinggung apakah Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumsel sudah mengkonfirmasikan perihal investigasi tersebut ke pihak CV CS Yongki menjawab hingga saat ini mereka belum berkomukasi dengan pihak CV CS.

 

 

 

“Berhubung ini temuan kami dari hasil investigasi, maka kami menindaklanjutinya secara aturan hukum dengan melaporkan hasil investasi kami kepada aparat penegak hukum,”ujarnya.

 

 

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Provinsi Sumsel ke Ditreskrimsus Polda terkait dugaan pelanggaran Undang undang Minerba.

 

 

 

“Karena setiap orang berhak untuk melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tentunya mekanisme dan prosedur yang benar dengan menyertakan bukti yang lengkap,”ucapnya.(Dik)

 

 

 

 

 

Editor : Jhonny

Pelanggaran Minerba Polda Sumsel sumsel

Related Post

Leave a reply

Tirto.ID
Loading...