BudayaSumsel

Pastel Durian Kian di Minati Warga Palembang

×

Pastel Durian Kian di Minati Warga Palembang

Sebarkan artikel ini
ist

KORDANEWS– Buah durian ternyata oleh salah satu warga setempat bisa mengolahnya menjadi “Pastel” yakni salah satu makanan khas Kota Palembang Sumatera Selatan yang banyak digemari masyarakat, karena memiliki cita rasa gurih dan enak.

“Sejak tahun 2012 saya menekuni usaha rumahan dengan mengolah buah durian dijadikan jenis makanan diberi nama pastel, yakni salah satu makanan khas warga Kota Palembang, selain pempek dan kempelang,” kata Ika Wahyuni, salah satu pengrajin di kota tersebut, Senin.

Ia mengaku, mengawali usahanya membuat pastel durian ini dikediamannya di kawasan Sematang Borang Palembang dengan omset mencapai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Buah musiman itu ternyata dapat diolah menjadi makanan lain yakni pastel dimana prosesnya menggunakan bahan baku tepung terigu, gula, minyak goreng dan air yang sudah direbus dengan daun pandan dan juga isi buah durian diaduk, kemudian digiling menjadi pipih dan dimasukkan ke dalam cetakan khusus berbentuk pastel.

Mengenai rasa sendiri, ia mengaku, melakukan berbagai inovasi bukan hanya rasa durian, saat ini pastel yang dibuat telah beragam rasa seperti lada sapi hitam, ayam jamur dan udang pedas tanpa dicamur dengan pengawet, sehingga aman untuk dikonsumsi.

“Kedepan saya ingin pastel durian ini bias menjadi alternatif oleh-oleh dari Sumatera Selatan selain kuliner yang sudah ada seperti pempek atau kemplang, karena kita tahu durian dari Sumsel cukup mempunyai nama,” katanya.

Banyak pemesan dari luar Sumsel, salah satunya Mustaqim mengaku memesen pastel durian dengan ibu Ika Wahyuni, karena rasanya enak dan gurih juga harganya terjangkau.

Sementara, untuk pemasaran pastel durian sering memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dengan harga Rp45 ribu per toples, ternyata mampu menopang perekonomian keluarga dan kini pemasarannya telah menyebar hampir di seluruh daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *