Home Sumsel Sanksi Pelanggar Perbup No 67 Tahun 2020 Mulai Diterapkan

Sanksi Pelanggar Perbup No 67 Tahun 2020 Mulai Diterapkan

KORDANEWS – Sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kemendagri No 440/5184/SJ tentang pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19 di Daerah. Hari ini Pemerintah Musi Banyuasin menggelar Rapat Kesiapan Penegakan Peraturan Bupati Nomor 67 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan pola hidup masyarakat yang sehat, disiplin dan produktif di tengah pandemi Covid-19 serta penjelasan dari tugas dan fungsi Satuan Tugas Daerah, Rabu (23/9/2020).

Kepala BPBD Muba Jhoni Martohonan yang mengatakan adanya perubahan dari struktur penanganan Covid-19 dari Gugus Tugas menjadi Satuan Tugas, juga ada struktur organisasi Satgas dari setiap bidang yang di mana sudah memiliki tugas dan fungsinya masing-masing.

Seperti yang terlampir dalam SE Kemendagri, tugas dari Satgas Daerah yaitu, Melaksanakan dan mengendalikan implementasi kebijakan strategis yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di daerah. Menyelesaikan permasalahannya,  melakukan pengawasan, menetapkan dan melaksanakan kebijakan serta langkah-Iangkah lain yang diperlukan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di daerah. Untuk Komando dan kendali penanganan Covid-19 berada di bawah Kasatgas.

Adapun struktur Satgas penanganan Covid-19 terdiri dari : 1 ketua, 3 wakil ketua, 1 Sekretaris, dan 6 bidang yaitu, data dan informasi, komunikasi publik, perubahan perilaku, penanganan kesehatan, penegakan hukum dan pendisiplinan, dan relawan.

Sementara, Sekretaris Daerah Muba Apriyadi menyampaikan dengan adanya Perbup No 67 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pola hidup masyarakat yang sehat, disiplin dan produktif di tengah pandemi Covid-19, juga menindaklanjuti SE Kemendagri No 440/5184/SJ tentang pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19. Adapun aturan dalam hal pencegahan penanggulangan dan penegakan terkait Covid-19 ini, sangatlah dinamis yang dimana  kita harus bisa bergerak cepat untuk dapat menyesuaikan peraturan yang telah di buat.

“Perlunya kesadaran dari hati dan diri kita bahwa kasus Covid-19 nyata dan berbahaya. Tegakkan kedisplinan dan pertegas penerapan sanksi di dalamnya yang bisa menimbulkan efek jera. Sehingga dapat menyadarkan masyarakat bahwa pentingnya menjaga kesehatan menaati protokes dengan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Dan harus konsisten dengan terus melakukan sosialisasi,Jelasnya”.

Kita lakukan sterilisasi dulu mulai di daerah sekayu, karena saat ini penambahan jumlah yang terpapar Covid-19 di Sekayu cukup banyak, jadi ketika di Sekayu sudah ada pengurangan terhadap yang terpapar dapat menjadi contoh untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Muba. (ts)

 

Editor : Surya S

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here