KORDANEWS- Indonesia tidak menambah medali dari angkat besi pada Selasa (9/8/2016) kemarin. Harapan Indonesia di cabang tersebut kini tinggal menyisakan Deni di kelas 77 Kg.
Dua lifter Indonesia yang tampil pada Selasa kemarin tidak mampu mempersembahkan tambahan medali. Triyatno (69 Kg) dan I Ketut Ariana (69 Kg) menuntaskan lomba di luar tiga besar. Kegagalan itu membuat Indonesia cuma kini tinggal menyisakan Deni sebagai satu-satunya harapan untuk menambah medali cabang angkat besi.
Deni akan bertanding pada Rabu (12/8/2016) pukul 10.00 waktu setempat di Riocentro, Brasil. Olimpiade tahun ini menjadi keikutsertaannya yang kedua, sebelumnya Deni pernah tampil di Olimpiade di London 2012. Namun dia gagal meraih medali di kelas 69 kg.
Olimpiade tahun ini Deni akan turun di kelas 77 kg. Deni dipilih setelah melewati berbagai program latihan di Cape Town. Sebelumnya Deni, bersama dua kandidat lainnya, I Ketut Ariana dan Triyatno, berada di kelas 69kg.
“Tinggal Deni Rabu (waktu Brasil) pagi yang main,” kata pelatih nasional angkat besi, Dirdja Wihardja, kepada detikSport.
Bagi Deni ini adalah kali pertama dia turun di kelas 77kg pada level internasional. Sebelumnya dia turun di kelas tersebut namun hanya pada kompetisi lokal, yakni ketika bertarung di Porda Jawa Barat dengan total angkatan snatch 145 kg dan clean and jerk 170 kg.
Menilik peluang Deni di kelas tersebut, lifter asal Jawa Barat ini berada di grup B. Dia akan menghadapi lima atlet yang memiliki rata-rata angkatan lebih dari 330 kg.













