Untuk itu, deteksi dini penumpukan zat besi pada tubuh penderita thalasemia sangatlah penting. Namun, perlu diketahui juga bahwa ada beberapa gejala awal yang mengindikasikan bahwa tubuh sedang kelebihan zat besi. Berikut ini adalah beberapa gejalanya, antara lain:
– Lemas.
– Nyeri sendi.
– Perubahan warna kulit, biasanya menjadi lebih gelap.
– Menurunnya libido.
– Pembesaran organ hati dan limpa.
Jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut, maka ada baiknya segera periksakan ke dokter. Terutama bila kamu adalah pengidap thalasemia, pastikan untuk selalu mengecek kadar zat besi di tubuhmu. Guna menghindari berbagai komplikasi yang dampaknya bisa sangat fatal pada kesehatanmu.
Kenali Pola Makan yang Sehat Bagi Penderita Thalasemia
Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran setiap saat, tentu pengidap thalasemia membutuhkan asupan gizi seimbang. Terutama pada pengidap yang masih berusia anak-anak untuk memaksimalkan pertumbuhannya.
Perlu diketahui juga agar penderita thalasemia perlu menghindari makanan yang bisa menjadi pantangan. Contohnya, makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi seperti daging merah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko penumpukan zat besi pada organ-organ vital tubuh pengidapnya.
Lantas dari mana pengidap thalasemia dapat memenuhi asupan kebutuhan protein hariannya? Nah, pengidap thalasemia masih bisa memenuhi kebutuhan protein dari daging putih. Seperti ikan, ayam, dan udang.
Editor :John.W














